Wednesday, 28 March 2018

Namaku Tomy M,  aku baru masuk di Madrasah Tsanawiyah tahun 2003, disitulah aku mengenal panggilan baru untukku yaitu Tomy, karena sebelumnya panggilanku bukan seperti itu. Sama halnya seperti murid-murid yang lain, hari-hari pertama aku disekolah diselingi dengan perkenalan disana-sini. Sampai suatu saat terbesit niatku untuk menanyakan seorang teman cewek di kelasku. Akan tetapi aku tidak tahu harus mulai darimana,  karena memang dia benar-benar teman baru bagiku. Di Madrasah Ibtidaiyah pun aku tidak pernah kenal dengan dia,  memang karena aku tidak satu sekolahan dengan dia. Akhirnya aku coba mengamati saja kesehariannya dan ternyata dia memiliki teman dekat cewek,  masalah pun bertambah karena aku tidak tahu siapa nama teman dekatnya itu. Maklumlah karena memang masih murid baru.

Friday, 13 October 2017

Berbicara tentang partikel bagaikan berbicara tentang bahan penyusun kue yang lezat. Kue yang rasanya enak berasal dari bahan-bahan yang berkualitas dan dibuat dengan ukuran yang pas. Begitupun partikel, mereka memiliki ukuran tersendiri untuk setiap jenis partikel. Wallace H. Coulter (1998) seorang penemu dan insinyur kelistrikan berkebangsaan Amerika mengatakan "Everything is a particle!". Kemudian apa itu partikel?

Pengertian partikel dapat berbeda-beda bergantung pada disiplin dan perspektif darimana dilihat. Partikel dapat diartikan sebagai sejumlah kecil materi yang memiliki interaksi dengan lingkungan sekitar (http://perc.ufl.edu/particle.asp). Kemudian apa perbedaan antara partikel dan materi? Seperti yang ada dalam laman wikipedia, Materi adalah setiap objek atau bahan yang membutuhkan ruang, yang jumlahnya diukur oleh suatu sifat yang disebut massa. Dengan pengertian lain materi dapat juga didefinisikan sebagai sesuatu yang memiliki massa dan menempati volume. Setiap Materi tersusun dari pertikel-partikel penyusun materi tersebut.

Wednesday, 27 September 2017


      Statistika merupakan salah satu cabang ilmu pengetahuan yang paling banyak mendapatkan perhatian  dan  dipelajari  oleh  ilmuan  dari  hampir  semua  bidang  ilmu  penegtahuan, terutama para peneliti yang dalam penelitiannya banyak menggunakan satistika sebagi dasar  analisis  maupun  perancangannya  (ratno  dan  mustadjab,  1992:  1). Sedangkan arti kata statistika sendiri adalah suatu ilmu yang mempelajari tata cara mengumpulkan, mengolah, menata, menyajikan, menganalisis, dan menginterpretasikan data angka dengan tujuan membantu pengambilan keputusan yang efektif. Namun, dalam beberapa bacaan ada saja yang menyebut sebagai statistik saja. Padahal statistik itu berbeda dengan statistika. Statistik yaitu angka-angka yang disajikan dalam bentuk tabel atau grafik.

Monday, 24 April 2017

Bab I
Pendahuluan

A. Latar Belakang
Sehat adalah nikmat karunia Allah yang menjadi dasar bagi segala nikmat dan kemampuan. Nikmatnya makan, minum, tidur serta kemampuan bergerak, bekerja dan berfikir akan berkurang atau bahkan hilang dengan terganggunya kesehatan kita. Oleh karena itu kita harus selalu mensyukuri nikmat sehat karunia Allah ini dengan memelihara dan bahkan meningkatkannya, khususnya melalui Olahraga Kesehatan.
Pembinaan-pemeliharaan kesehatan, selalu harus mengacu pada konsep Sehat Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), yang menyatakan bahwa SEHAT adalah : Sejahtera Jasmani, Rohani dan Sosial, bukan hanya bebas dari Penyakit, Cacat ataupun Kelemahan. Pembinaan kesehatan mempunyai 4 (empat) facet yaitu pembinaan kesehatan yang bersifat: (1) Promotif, (2) Preventif, (3) Rehabilitatif dan (4)Kuratif. Dalam hubungan dengan Olahraga Kesehatan, maka pembicaraan dalam makalah ini dibatasi hanya pada hubungan olehraga sebagai terapi penyakit dalam.
Tujuan pembinaan-pemeliharaan Kesehatan adalah memelihara dan/atau meningkatkan kemandirian dalam peri kehidupan bio-psiko-sosiologisnya, yaitu secara biologis menjadi (lebih) mampu menjalani kehidupannya secara mandiri, mampu mengurus dirinya sendiri, tidak tergantung pada bantuan orang lain, secara psikologis menjadi (lebih) mampu mensyukuri segala nikmat karunia Allah baginya, sehingga tiada rasa frustrasi, tekanan batin maupun beban-beban psikologis lainnya misalanya post power syndrome dan secara sosiologis menjadi (lebih) mampu bersosialisasi dengan masyarakat lingkungannya sehingga senantiasa dapat menyumbangkan manfaat dari pengetahuan dan pengalaman hidupnya, bukannya menjadi beban bagi keluarga dan/atau masyarakatnya. Meningkatnya kemampuan mandiri dalam peri kehidupan bio-psiko-sosiologis ini berarti meningkatnya kualitas atau kesejahteraan hidup, yang sesuai dengan ketiga aspek Sehatnya WHO yaitu sejahtera Jasmani (kemandirian biologis), sejahtera Rohani (kemandirian psikologis) dan sejahtera Sosial (kemandirian sosiologis)! Oleh karena itu wujud kegiatan Pembinaan-pemeliharaan Kesehatan melalui olahraga kesehatan apapun, harus ditujukan kepada ketiga aspek Sehatnya WHO tersebut di atas.
Kegiatan untuk meningkatkan kesejahteraan rohaniah dilakukan dengan upaya untuk menghilangkan sebanyak mungkin stress dan beban-beban psikologis lainnya dengan cara meningkatkan volume dan kualitas pemahaman dalam peri kehidupan beragama beserta peningkatan frekuensi dan intensitas pelaksanaan ibadahnya. Olahraga renang sebagai salah satu cabang olehraga sangat berperan dalam masalah ini.
Kegiatan untuk meningkatkan kesejahteraan jasmaniah dilakukan dengan upaya untuk meningkatkan derajat Sehat Dinamis melalui berbagai bentuk Olahraga Kesehatan. Olahraga Kesehatan adalah Olahraga untuk memelihara dan/atau untuk meningkatkan derajat Kesehatan dinamis, sehingga orang bukan saja sehat dikala diam (Sehat statis) tetapi juga sehat serta mempunyai kemampuan gerak yang memenuhi kebutuhan hidupnya (Sehat dinamis). Olahraga Kesehatan memang dapat dilakukan sendiri-sendiri, akan tetapi akan lebih semarak serta menggembirakan (aspek Rohaniah) apabila dilakukan secara berkelompok. Berkelompok merupakan rangsangan dan sarana untuk meningkatkan kesejahteraan Sosial, oleh karena masing-masing individu akan bertemu dengan banyak teman sesamanya, sedangkan suasana lapangan pada Olahraga (Kesehatan) akan sangat mencairkan kekakuan yang disebabkan oleh adanya perbedaan status sosial-ekonomi para Pelakunya. Suasana lapangan dikala melakukan olahraga, sangat meningkatkan gairah dan semangat hidup para Pelakunya! Demikianlah maka olahraga renang memiliki peran aktif dalam menyelesaikan berbagai macam problem misalnya strees (dalam segi rohaniah) dan juga mampu memberi rangsangan pada tubuh dalam menyembuhkan penyakit dalam misalnya obesitas (dalam segi jasmaniah).


B. Ruang Lingkup
Sehat adalah kebutuhan dasar bagi segala aktivitas kehidupan. Jadi sehat harus dipelihara dan bahkan ditingkatkan. Cara terpenting, termurah dan fisiologis adalah melalui Olahraga Kesehatan. Salah satu olehraga yang dapat memelihara dan meningkatkan kesehatan adalah olahraga renang.
Perlu diketahui bahwa pada kelompok anak dengan usia kronologik yang sama terdapat perbedaan yang cukup luas dalam tingkat kematangan psikologiknya, demikian pula terdapat perbedaan yang cukup luas pada umur biologiknya (Watson,1992). Umur kronologik adalah bilangan yang menunjukkan berapa kali seorang anak telah berulang-tahun, sedangkan umur biologik adalah tingkat kemampuan biologik (jasmaniah) anak yang sesuai dengan kemampuan yang ditunjukkan oleh sesuatu tingkat umur kronologik terntetu. Pada anak-anak, rentangan kemampuan biologik mereka berkisar sekitar 6 (enam) tahun. Misalnya, anak umur 10 tahun, kemampuan biologiknya berkisar antara kemampuan biologik anak umur 7 (tujuh) tahun sampai dengan kemampuan biologik anak umur 13 tahun (Watson 1992). Oleh sebab itu olehraga renang ini memiliki batasan-batasan yang disesuaikan dengan umur sehingga diperoleh hasil yang maksimal yaitu tercapainya kesehatan tubuh.
Disisi lain olahraga renang yang dikenal sebagai olahraga yang minim risiko cidera ternyata memiliki banyak manfaat diantaranya mengurangi stress, mengatasi Obesitas, meningkatkan percaya diri. Hal tersebut akan dibahas lebih detail dalam bab selanjutnya.

C. Maksud dan Tujuan Penulisan
Olahraga adalah serangkaian gerak raga yang teratur dan terencana untuk memelihara gerak (mempertahankan hidup) dan meningkatkan kemampuan gerak (meningkatkan kualitas hidup). Seperti halnya makan, Olahraga merupakan kebutuhan hidup yang sifatnya periodik; artinya Olahraga sebagai alat untuk memelihara dan membina kesehatan, tidak dapat ditinggalkan. Olahraga merupakan alat untuk merangsang pertumbuhan dan perkembangan jasmani, rohani dan sosial. Struktur anatomis-anthropometris dan fungsi fisiologisnya, stabilitas emosional dan kecerdasan intelektualnya maupun kemampuannya bersosialisasi dengan lingkungannya nyata lebih unggul pada orang-orang yang aktif mengikuti kegiatan olahraga.1)
Dari pengertian olahraga di atas bisa diambil maksud dari olahraga secara umum yaitu memelihara dan membina kesehatan tubuh. Olahraga juga dapat meningkatkan derajat Sehat Dinamis (Sehat dalam bergerak), pasti juga Sehat Statis (Sehat dikala diam), tetapi tidak sebaliknya.
Begitu juga dengan olahraga renang, menengok dari maksud olahraga secara umum adalah memelihara dan membina kesehatan baik jasmani maupun rohani. Olahraga renang dapat dilakukan dengan santai atau menjadi kegiatan rutin yang dapat membawa banyak manfaat bagi tubuh. Dengan renang dapat mengatasi banyak masalah kehidupan sehari-hari yang berhubungan dengan jasmani, rohani dan sosial.
Diharapkan melalui makalah ini pembaca dapat lebih memahamii manfaat olahraga khususnya olahraga renang, mengetahui berbagai penyakit dalam yang dapat diatasi dengan olahraga renang, dan olahraga renang sebagai penghilang stress (psikologi). Tidak heran jika olahraga renang diminati banyak orang, selain tidak banyak risiko cidera, olahraga renang juga bisa dilakukan dengan santai baik di dalam air dingin maupun di dalam air hangat.

Bab II
Pembahasan
A. Pengertian Olahraga
Olahraga erat kaitannya dengan kata “sehat” dan “kebugaran jasmani”. Berikut ini adalah beberapa definisi tentang olahraga, sehat dan kebugaran jasmani.
1. Olahraga
a. Olahraga adalah aktifitas fisik yang terencana, terstruktur, dan dapat melibatkan gerakan tubuh yang berulang-ulang dengan tujuan meningkatkan kebugaran jasmani.
b. Menurut Carl Diem
“Olahraga itu berjiwa, permainan yang bernilai, dilaksanakan dengan tekun dan menuruti peraturan, olahraga mengintegrasikan keperibadian, menggugah kesempurnaan dan berusaha mencapai hasil yang setinggi-tingginnya.”
c. Menurut Antonio Venerando (Direktur Sekolah Olahraga Pusat Roma-Italia)
“Olahraga adalah gerak, permainan dengan massa dan berat yang selalu menyangkut kerja fisikl.”
2. Sehat
a. Sehat menurut UU No. 23 Tahun 92 tentang kesehatan adalah keadaan sejahtera dari badan, jiwa, dan sosial yang memungkinkan setiap orang hidup produktif secara sosial dan ekonomis.

b. Menurut WHO definisi kehidupan sehat adalah “Health is a state of complete physical, mental and social wellbeing and not morely the absence of disease or infirmity.”
3. Kebugaran Jasmani
a. Kebugaran jasmani adalah kemampuan tubuh untuk melakukan aktifitas sehari-hari tanpa menimbulkan kelelahan fisik dan mental yang berlebihan.
Jadi, dari beberapa definisi dapat disimpulkan bahwa Olahraga untuk kesehatan adalah olahraga untuk meningkatkan derajat kesehatan dan kebugaran jasmani yang dilakukan dengan baik, benar, terukur dan teratur.
Menurut WHO, sehat yaitu sumber daya manusia yang Sejahtera jasmani, rohani dan sosial, bukan hanya bebas dari penyakit, cacat ataupun kelemahan. Berdasarkan aspek-aspek yang disebutkan oleh WHO dapat dilihat manfaat olahraga sebagai berikut.
Fisik :
• Meningkatkan kerja dan fungsi jantung, paru, dan pembuluh darah
• Meningkatkan kekuatan dan daya tahan otot
• Meningkatkan kepadatan tulang untuk mencegah osteoporosisi
• Meningkatkan fleksibilitas
• Meningkatkan metabolisme tubuh untuk mencegah kegemukan dan mempertahankan berat badan ideal
• Mengurangi resiko terjadinya berbagai penyakit seperti : tekanan darah tinggi, jantung koroner, kencing manis, dsb
• Mengendalikan sistem hormonal
• Meningkatkan daya tahan tubuh
Psikologis:
1. Mengurangi stres
2. Meningkatkan rasa percaya diri
3. Membangun rasa sportivitas
4. Memupuk rasa tanggungjawab

Sosial, ekonomi dan budaya :
1. Memupuk kesetiakanawan sosial
2. Mengurangi biaya pengobatan
3. Meningkatkan produktivitas
4. Meningkatkan pendapatan
5. Meningkatkan daya saing
6. Menambah devisa negara
7. Memperkenalkan dan memelihara budaya bangsa
Hal-hal yang mungkin terjadi bila seseorang tidak berolahraga, antara lain :
1. Daya tahan tubuh menurun
2. Kebugaran jasmani menurun
3. Kegemukan (obesitas)
4. Penyakit tekanan darah tinggi
5. Penyakit jantung, paru dan pembuluh darah
6. Penyakit kencing manis
7. Keropos tulang (osteoporosis), dsb
Olahraga dipilih atas dasar :
1. Aman, terhindar dari resiko cedera dan gangguan kesehaan lain
2. Mudah, tidak memerlukan keahliian khusus
3. Murah, tidak memerlukan alat khusus dan terjangkau
4. Disukai/disenangi, sesuai dangan minat
Dari kriteria di atas olahraga yang bermanfaaat dan bisa dilakukan antara lain:
• Jalan cepat
• Joging/lari
• Senam
• Renang
• Bersepeda
• Olahraga permaianan ; sepakbola, bola voli, bulu tangkis, tenis meja, dsb
B. Olahraga Renang
Renang sebagai salah satu cabang olahraga yang digemari, aman, mudah, dan murah ada yang berpendapat bahwa renang dilakukan sejak adanya manusia di dunia ini. Renang dapat dilakukan oleh siapapun baik tua-muda, pria-wanita, kecil-dewasa sehingga renang sangat efektif meningkatkan derajat kehidupan manusia.
Dr.Tanya Rotikan, SpKO, dokter spesialis olahraga dari RSUPN Cipto Mangunkusomo, Jakarta mengatakan bahwa “Berenang merupakan olahraga tanpa gaya gravitasi bumi (non weight barring). Saat bergerak di dalam air, tubuh mengeluarkan energi lebih besar, karena harus ‘melawan’ massa air. Dengan demikian, berenang mampu menguatkan dan melenturkan otot-otot tubuh. Manfaatnya jauh lebih maksimal ketimbang berolahraga di darat .”
Gerakan mendorong dan menendang air dengan anggota tubuh, (terutama tangan dan kaki), dapat memacu aliran darah ke jantung, pembuluh darah, dan paru-paru. Itu berarti, berenang dapat dikategorikan sebagai latihan aerobik dalam air. Berenang secara teratur dengan sendirinya dapat meningkatkan kemampuan fungsi jantung dan paru-paru.
Berenang juga akan lebih efektif dan aman jika dilakukan secara perlahan. Awali dengan berenang santai selama 5-10 menit. Setelah itu boleh diulangi dengan jangka waktu yang lebih panjang. Frekuensi pun sebaiknya diatur, sekitar 1-2 kali seminggu. Baru, setelah tubuh dirasakan bisa beradaptasi, Anda dapat meningkatkan intensitas dan frekuensinya sesuai dengan kemampuan.
Bagi Anda yang ogah-ogahan olahraga karena takut mengalami cedera tubuh saat berolahraga, tapi tidak untuk oleahraga renang. Berenang terbilang minim risiko cedera fisik. Hal ini terjadi karena pada saat berenang seluruh berat badan ditahan oleh air (mengapung). Wajar saja jika berenang kemudian menjadi olahraga yang paling dianjurkan bagi mereka yang kelebihan berat badan (obesitas) dan penderita gangguan persendian tulang atau arthritis.
Namun demikian, ada beberapa hal yang tetap harus diperhatikan sebelum, saat, dan setelah berenang. Misalnya, supaya tubuh tidak ‘kaget’, Anda dianjurkan melakukan gerakan pemanasan dan pendinginan. Mulailah dengan gerakan-gerakan ringan, seperti mengayunkan tangan dan kaki atau berjalan-jalan di sekitar kolam renang selama 10-15 menit.
Agar bisa menmemperoleh manfaat renang, hendaklah berenang dengan benar. Kalau hanya bermain-main dengan air memang menyenangkan, tetapi hal ini hanya melibatkan aktivitas fisik yang sangat rendah dan memberikan efek yang kurang maksimal pada tubuh .
Dianjurkan dengan bantuan instruktur renang yang berpengalaman, sebaiknya berkonsultasi lebih dahulu dengan dokter spesialis kesehatan olahraga (SpKO) atau spesialis rehabilitasi medik (SpRM) terlebih yang bermasalah kesehatan. Perhatikan pula keamanan tempat renang demi kesehatan karena pada orang tertentu kejadian sakit akan lebih sering bila berenang. Perhatikan juga kualitas air misalnya: kejernihan, derajat-keasaman (pH) bahkan polusi, yang bisa saja dapat mengganggu kesehatan.
Hal-hal di atas perlu diperhatikan agar mandapatkan manfaat dari olahraga renang secara maksimal. Bayangkan saja kalau kita berenang di kolam yang airnya kotor, bukannya sehat yang Anda dapatkan melainkan kesehatan tubuh Anda akan terganggu. Perlakuan yang bijak kepada semua jenis olahraga termasuk olahraga renang dapat meningkatkan derajat kesehatan tubuh secara dinamis




C. Olahraga Renang dalam Menangani Penyakit Dalam
Malas berolah raga dengan alasan kurang memiliki waktu dalam jangka panjang dampaknya cukup buruk, yakni munculnya penyakit yang disebabkan oleh hipokinesia (kurang gerak). Di antaranya, tekanan darah tinggi, diabetes melitus, jantung, artritis, hiperkolesterolemia, dan obesitas. Albert M. Hutapea dalam bukunya Menuju Gaya Hidup Sehat mengungkapkan, penelitian selama 16 tahun terhadap 17.000 alumnus Universitas Harvard menunjukkan, mereka yang tidak aktif berolahraga (yang membakar tidak lebih dari 500 kalori per minggu dalam kegiatan olah raga) lebih cenderung mengidap penyakit jantung. Berikut akan dijelaskan manfaat olahraga renang sebagai terapi penyakit dalam yang banyak diderita orang-orang yang malas berolahraga.
1. Obesitas
Bukan rahasia lagi apabila obesitas atau overweight merupakan pemicu segala penyakit. Peningkatan gizi global ternyata menyebabkan epidemi obesitas makin meluas. Joanne Harrell, Professor keperawatan di Center for Research on Chronic Illness, University of North California, mengatakan bahwa pada usia kecil tidak ada yang melebihi delapan atau sembilan tahun, risikonya sekitar 1,6 kali lebih tinggi untuk anak perempuan disbanding laki-laki. Namun demikian baik laki-laki maupun perempuan tetap memiliki risiko terhadap obesitas.
Persoalan di atas tidak berarti obesitas tidak bisa disembuhkan, kegemukan pada anak tetap bisa diatasi. Bahkan, survei yang dilakukan oleh ahli dari Universitas Trier menunjukkan bahwa gangguan metabolisme dan persoalan berat badan bisa diatasi dengan mudah pada anak-anak. Jika usaha mengurangi berat badan dimulai sebelum masa puber, peluang keberhasilannya malah lebih baik. Kombinasi antara pendidikan dan nasihat diet, latihan fisik dan pengurangan nonton televisi, adalah cara terbaik mengurangi kegemukan pada anak-anak.

Selain itu, latihan fisik dapat berupa olahraga renang. Berenang ternyata juga dapat menjadi aktivitas untuk membakar kalori. Anda mungkin akan bertanya, bukankah hanya olahraga yang mengeluarkan keringat saja yang bisa membakar kalori? Bagaimana mungkin berenang yang tidak membuat tubuh berkeringat bisa membakar kalori?
Jawabannya ternyata sederhana saja. Pembakaran kalori tubuh, seperti dijelaskan oleh dr. Tanya, ternyata tidak selalu ditandai oleh keluarnya keringat. Saat berenang, tubuh akan terasa lebih berat bergerak di dalam air. Otomatis energi yang dibutuhkan pun menjadi lebih tinggi, sehingga dapat secara efektif membakar sekitar 24% kalori tubuh.
Ketika berenang kalori dalam tubuh akan terbakar sehingga secara langsung sangat efektif membakar lemak. Ini tentu sangat membantu anak-anak yang mengalami obesitas disamping perlunya pengaturan pola makan. Jika asupan makanan tidak diatur, mungkin saja olahraga ini tidak jadi melangsingkan sebab olahraga berenang memicu rasa lapar.
2. Kanker
Dari penyakit obesitas, penyakit kanker pun dapat menjangkiti tubuh kita. Dari hasil penelitian mengungkapkan bahwa obesitas atau overweight bisa mengakibatkan sedikitnya sembilan jenis kanker. Yakni, kanker usus besar, payudara, uterus, ginjal, esophagus, dan pankreas. Juga kanker kandung empedu, hati serta perut bagian atas.
Semakin parah obesitas atau overweight, maka penyembuhan kanker pun makin sulit. Berdasarkan hasil studi terbaru, 90 ribu orang meninggal akibat kanker. Sekitar 14 hingga 20 persennya karena terapi terhalangi oleh obesitas pasien. Dr. Christopher Desc, onkolog (pakar kanker) dari Richmond, Virginia, As. Menerangkan Obesitas menghalangi upaya penyembuhan pasien kanker.
Proses penyembuhan kanker tidak lain dengan olahraga secara teratur, khususnya olahraga renang yang dapat mengurangi berat badan. Pada saat terapi kanker, tubuh yang sedikit memiliki lemak akan mudah dalam proses penyembuhan sel kanker.
3. Nyeri Sendi
Saat ini, nyeri sendi sering diderita oleh banyak orang. Gaya hidup yang terlalu banyak mendiamkan tubuh mengakibatkan nyeri sendi dibagian tertentu. Misalnya pada lutut dan pergelangan kaki, hal tersebut dapat dialami oleh siapapun. Namun paling rentan terhadap usia dewasa-lanjut.
Oleh sebab itu, dengan berenang dapat menurunkan risiko cedera persendian, terutama di bagian lutut dan pergelangan kaki bagi mereka yang kelebihan berat badan atau mengalami gangguan persendian tulang. Penelitian menunjukkan bahwa berolah raga di dalam air dengan ketinggian sebatas pinggang dapat mengurangi ketegangan sendi hingga 50%, dan 75% jika dalamnya air sebatas dada. Kondisi tubuh yang tak terlalu berat menopang bobot badan bahkan dr. Tanya menambahkan aktivitas ini aman dilakukan oleh wanita hamil.
4. Kardio-Vaskular
Kesibukan dalam kehidupan “Duniawi” sering menyebabkan orang menjadi kurang gerak, disertai stress yang dapat mengundang berbagai penyakit non-infeksi di antaranya yang terpenting adalah penyakit kardio-vaskular (penyakit jantung, tekanan darah tinggi dan stroke). Hal ini banyak dijumpai pada kelompok usia pertengahan, tua dan lanjut, khususnya yang tidak melakukan Olahraga. Olahraga (Kesehatan): Banyak gerak dan bebas stress, mencegah penyakit dan menyehatkan! Olahraga adalah kebutuhan hidup bagi orang yang mau berpikir.
Berenang (di tempat dan kualitas air yang memenuhi syarat kesehatan dan keamanan), termasuk sebagai olahraga aerobik yang akan membuat paru-paru sehat, sendi lebih lentur terutama di bagian leher, bahu dan pinggul, karena bagian-bagian tubuh tersebut digerakkan. Meningkatnya kerja dan fungsi jantung, paru-paru dan pembuluh darah ditandai dengan denyut nadi istirahat menurun, isi sekuncup bertambah, kapasitas bertambah, penumpukan asam laktat berkurang, meningkatkan pembuluh darah kolateral, menigkatkan HDL kolestrol, mengurangi aterosklerosis. Berenang selama 3-5 kali seminggu serupa manfaat olahraga aerobik yang dapat membantu meningkatkan kesehatan jantung dan paru-paru.

5. Wanita Hamil
Bagi sebagian orang, olah raga sudah menjadi bagian dari gaya hidup. Dengan begitu, bukan alasan bagi wanita hamil untuk tidak atau bahkan malas berolah raga. Jika ditelisik dari sisi medis, renag merupakan olahraga ini yang banyak diminati oleh mereka yang berbadan dua. Ini lantaran renang memiliki sifat aerobic dan relative aman dari benturan.
Dr. Michael Triangto, SpKO mengungkapkan ”Berenang boleh dilakukan oleh ibu hamil asalkan keadaan tubuhnya sehat dan bugar dan air yang menopang berat badan si ibu hamil disinyalir berguna di trimester terakhir kehamilan, untuk memudahkan proses persalinan kelak”.
6. Asma
dr Hening L. Putra SpRM. Menjelaskan bahwa asma merupakan salah satu masalah kesehatan yang bisa menyebabkan disabilitas (ketidakmampuan) penderita. Serangan asma memang tidak bisa ditebak dan biasanya mendadak. Begitu orang yang menderita asma terpajani bahan penyebab alergi, ia pasti langsung susah bernapas.
Aktifitas. Banyak faktor yang menimbulkan serangan asma. Misalnya, lingkungan, bahan alergen (penyebab alergi), infeksi saluran napas dan polusi udara. Apalagi, penderita asma kronis cenderung menghindari aktifitas. Pasalnya, ada ketakutan menjadi sesak. Kondisi ini mengakibatkan penderita makin tidak aktif. Bila penderita tidak aktif, maka si pasien mudah mengalami sesak napas saat harus melakukan aktifitas yang agak berat. Sehingga ia pun semakin membatasi aktifitasnya.
Dengan mengurangi aktifitas bukannya menolong penderita lebih sehat, tapi malah mempermudah timbulnya sesak. Belum lagi penderita mudah menjadi tegang dan panik waktu serangan. Timbullah kesulitan mengatur napas dan saluran napas pun makin sempit. Hal ini bukannya membuat penderita longgar, tapi malah bertambah sesak. Padahal, dengan aktifitas berenang serangan asma bisa berkurang. Ini bisa dilakukan oleh orang dewasa maupun anak-anak. Terutama penderita asma anak, renang sangat dianjurkan. Gerakan berirama teratur membantu pola pernapasannya lebih stabil.

D. Olahraga Renang dalam Menangani Masalah Psikis
Olahraga sedikitnya 10 menit setiap hari membuat mental menjadi lebih sehat, pikiran jernih, stres berkurang dan memicu timbulnya perasaan bahagia. Bahwa olahraga membuat peredaran darah menjadi lancar, membakar lemak dan kalori, serta mengurangi risiko darah tinggi dan obesitas merupakan suatu hal yang diketahui umum. Riset terbaru menunjukkan suatu kelebihan lain dari aktivitas ini. Olahraga sedikitnya 10 menit setiap hari membuat mental menjadi lebih sehat, pikiran jernih, stres berkurang dan memicu timbulnya perasaan bahagia.
Daniel Landers, profesor pendidikan olahraga dari Arizona State University mengungkapkan lima manfaat olahraga renang.
1. Meningkatkan Kemampuan Otak
Meningkatkan kemampuan otakLatihan fisik yang rutin dapat meningkatkan konsentrasi, kreativitas, dan kesehatan mental. Karena olahraga bisa meningkatkan jumlah oksigen dalam darah dan mempercepat aliran darah menuju otak. Para ahli percaya bahwa hal-hal ini dapat mendorong reaksi fisik dan mental yang lebih baik.
Hasil penelitian yang telah dipublikasikan Proceeding oh the National Academy of science, lembaga tersebut menyebutkan, bahwa manfaat olahraga secara benar dan teratur, bisa memacu pertumbuhan neuron (sel saraf) yang telah rusak.
2. Membantu menunda proses penuaan
Membantu menunda proses penuaan Riset membuktikan bahwa latihan sederhana seperti jalan kaki secara teratur dapat membantu mengurangi penurunan mental pada wanita di atas 65 tahun. Semakin sering dan lama mereka melakukannya makan penurunan mental kian lambat. Kabarnya, banyak orang merasakan manfaat aktivitas itu setelah sembilan minggu melakukannya secara teratur tiga kali seminggu. Latihan ini tidak harus dilakukan dalam intensitas tinggi. Cukup berupa jalan kaki di sekitar rumah.
3. Mengurangi Stress
Mengurangi stresOlahraga dapat mengurangi kegelisahan. Bahkan lebih jauh lagi, bisa membantu Anda mengendalikan amarah. Latihan aerobik dapat meningkatkan kemampuan jantung dan membuat Anda lebih cepat mengatasi stres. Aktivitas seperti jalan kaki, berenang, bersepeda, dan lari merupakan cara terbaik mengurangi stress
4. Menaikkan daya tahan tubuh
Menaikkan daya tahan tubuh Jika Anda senang melakukan olahraga meski tak terlalu lama namun sering atau lama namun dengan santai melakukannya, maka aktivitas itu bisa meningkatkan hormon-hormon baik dalam otak seperti adrenalin, serotonin, dopamin, dan endorfin. Hormon ini berperan dalam meningkatkan daya tahan tubuh. Studi yang dilakukan di Inggris memperlihatkan bahwa 83 persen orang yang memiliki ganguan mental mengandalkan olahraga untuk meningkatkan mood dan mengurangi kegelisahan.


Landers mengatakan untuk orang yang menderita depresi ringan dan sedang, olahraga sedikitnya 16 minggu bisa menimbulkan efek yang sama dengan menelan obat antidepresi seperti Zoloft dan Prozac.


Sementara para peneliti di Duke University menemukan bahwa 60 persen orang depresi yang melakukan olahraga selama empat bulan dengan frekuensi tiga kali seminggu dan setiap latihan selama 30 menit bisa mengatasi gejala ini tanpa obat. Meski tergolong langkah yang mujarab namun bukan berarti pengobatan bisa langsung dihentikan, apalagi bagi yang mengalami depresi berat.
5. Meningkatkan kepercayaan diri
Memperbaiki kepercayaan diriUmumnya semakin mahir seseorang dalam suatu jenis aktivitas, maka kepercayaan diri pun akan meningkat. Bahkan suatu riset membuktikan bahwa remaja yang aktif berolahraga merasa lebih percaya diri dibandingkan dengan teman-temannya yang tidak melakukan kegiatan serupa.





Bab III
Penutup

A. Kesimpulan

1) Dengan mengetahui dan memahami olahraga khusususnya olahraga renang , dapat meningkatkan pemahaman yang lebih dalam tentang manfaat olahraga renang.
2) Olahraga renang juga dapat menjadi alternatif proses penyembuhan beberapa penyakit dalam seperti: asma, obesitas, nyeri otot persendian dan lain sebagainya.
3) Olahraga renang mampu menangani kasus atau masalah psikis misalnya, stress, depresi, meningkatkan kemampuan otak (intelegential).

B. Saran

Pada prinsipnya, setiap aktivitas olahraga adalah baik. Namun, manfaatnya akan maksimal jika kegiatan ini dilakukan secara teratur dan proporsional. Seperti halnya olahraga renang, satu-satunya kekurangan olahraga tersebut adalah ternyata kurang menguntungkan bagi kesehatan tulang. Ketiadaan gaya gravitasi bumi saat berenang justru berpengaruh buruk pada massa tulang. Untuk mengatasinya, olahraga tersebut harus dikombinasikan dengan olahraga semisal jogging, berjalan kaki, atau bersepeda.

Monday, 18 May 2015

Ulasan berikut ini merupakan tanggapan atas masalah yang dihadapi oleh teman saya ketika melakukan penelitian yang berhubungan dengan polimer poliamida. Penelitian tentang polimer sudah berkembang jauh saat ini, ditambah lagi dengan kemajuan di bidang teknologi. Poliamida merupakan suatu polimer yang terbentuk dari monomer-monomer amida atau molekul yang mengandung atom Nitrogen (N).

Sunday, 17 May 2015

Dalam campuran pasti ada proses penyaringan, sebelum melakukan praktikum adakalanya melaksanakan Pretest terlebih dahulu, setelah itu baru posttest, saya salah satu mahasisawa Universitas Negeri Surabaya (UNESA), saya mau membagi salah satu posttest tentang praktikum Kimia Dasar I yaitu, Penyaringan.
1. Jelaskan pengertian dari pemisahan kimia?
2. Sebutkan tujuan dari percobaan yang telah Anda lakukan! Berikan masing-masing contoh nama-nama pemisahannya?
3. Sebutkan nama-nama pemisahan dari percobaan 1 hingga 6!
4. Jelaskan fungsi penyaringan di percobaan 3! Berikan analisis Anda?
5. Mengapa air hasil dasn filtrat dijadikan satu pada percobaan 5? Berikan analisis Anda!
6. Jelaskan fungsi air pada percobaan 6! Berikan analisis Anda!
7. Berikan kesimpulan dari percobaan yang telah Anda lakukan!
Berdasarkan hasil percobaan yang kami lakukan di Laboratorium Kimia Dasar 1, tentang Reaksi-Reaksi Kimia, diketahui bahwa pada percobaan pertama yaitu 1ml HCl 0,05 M direaksikan dengan 1 ml NaOH 0,05 M menghasilkan larutan yang berwarna merah, dengan reaksi sebagai berikut:

HCl + NaOH  NaCl + H2O (berwarna merah)
itu disebabkan karena kami mencampurkan larutan NaOH ke dalam tabung reaksi yang berisi HCl, menurut teori, reaksi dari HCl (asam kuat) dengan NaOH (basa kuat) menghasilkan lautan yang berwarna hijau atau netral. Dengan cara larutan HCl (tidak berwarna) ditambahkan Indikator Universal menjadi berwarna merah dimasukkan ke dalam tabung reaksi baru yang masih kosong, kemudian larutan NaOH (tidak berwarna) ditambahkan Indikator Universal menjadi berwarna ungu dimasukkan sehingga hasil yang didapat larutan netral berwarna hijau.

Dalam percobaan ke dua hasil yang didapat sesui dengan teori yaitu raksi antara 1ml CH3COOH 0,5M dengan + 1ml NaOH 0,05M menghasilkan larutan yang berwarna hijau atau netral. Dengan reaksi sebagai berikut:

CH3COOH + NaOH  CH3COONa + H2O (berwarna hijau)

Dalam percobaan selanjutnya yaitu antara 0,2 gram serbuk CaCO3 dengan 3ml HCl 0,5M. kemudian ditutup dengan sumbat berpipa pengalir dan ujung pipa yang satunya dimasukkan ke dalam tabung yang telah diisi larutan Ba(OH)2 0,2M hasil yang didapat tidak sepenuhnya sesuai dengan teori. Menurut teori, karena hasil dari reaksi tersebut mengahasilkan gas CO2 maka tabung yang berisi larutan Ba(OH)2 0,2M (tidak berwarna) terjadi kekeruhan di dalam tabung, namun hal itu tidak terlihat secara jelas pada percobaan yang kami lakukan, hal tersebut terjadi karena terlambat menyumbat tabung yang telah berisi campuran 0,2 gram serbuk CaCO3 dengan 3ml HCl 0,5M dengan selotip, sehingga gas CO2 yang dihasilkan telah menyebar terlebih dahulu, sisanya (sedikit gas CO2 ) yang berhasil mengalir ke tabung yang berisi larutan Ba(OH)2 0,2M. Dari percobaan tersebut dapat ditulis persamaan reaksinya sebagai berikut :

0,2 gram serbuk CaCO3 + 2 HCl  CaCl2 + H2O + CO2

Demikian, hasil dari diskusi yang kami lakukan tentang reaksi-reaksi kimia pada materi kimia dasar I. hasil diskusi yang kami lakukan berdasarkan dari hasil percobaan yang telah kami lakukan dipadukan dengan hasil teori yang terdapat dalam literatur-literatur tantang reaksi-reaksi kimia, ketidakcocokan yang terjadi bisa menjadi pengalaman yang berarti bagi kami, sehingga dipercobaan yang akan datang bisa menjadi lebih baik lagi.
Hai teman-teman ini ada sebagian materi Biologi Umum dari Ibu Herlina, ceritanya kayak gini :
EKOSISTEM
Dalam ekosistem terjadi interaksi antara komponen-komponen penyusunnya sehingga terbentuk suatu satuan fungsional dan di dalamnya terdapat makhluk autotrof dan heterotrof.

LINGKUNGAN HIDUP
Makhluk hidup memerlukan lingkungan untuk hidupnya. Makhluk hidup tidak dapat dipisahkan dari lingkungannya. Lingkungan adalah segala sesuatu yang terdapat di sekitar makhluk hidup dan berpengaruh terhadap kehidupan makhluk hidup tersebut.
Lingkungan tempat hidup makhluk hidup tersebar di seluruh muka bumi. Bagian bumi dan atmosfer yang meliputi darat, air, dan udara tempat hidup organisme disebut biosfer

Lingkungan adalah segala sesuatu yang terdapat di sekitar makhluk hidup dan berpengaruh terhadap aktivitas makhluk hidup. Tempat yang sesuai bagi makhluk hidup untuk melakukan aktivitas hidupnya disebut habitat.
SATUAN MAKHLUK HIDUP DALAM EKOSISTEM
Ekosistem tersusun atas satuan makhluk hidup, yaitu individu, populasi, komunitas, dan ekosistem.

Individu
Individu adalah satuan makhluk hidup tunggal.
contoh
Satu ekor ikan atau satu ekor penyu disebut individu. Satu ganggang disebut individu. Demikian juga dengan manusia. Seorang manusia disebut individu.

 Populasi

Populasi adalah kumpulan individu sejenis yang hidup menetap di suatu daerah tertentu.
contoh
Ikan yang hidup di kolam jumlahnya lebih dari satu.

Kepadatan Populasi
Kepadatan populasi adalah banyaknya individu sejenis dalam setiap satuan luas daerah tertentu.

Perubahan Populasi
Kepadatan populasi dalam suatu ekosistem dapat berubah. Perubahan kepadatan populasi dapat disebabkan oleh faktor kelahiran (natalitas), kematian (mortalitas), perpindahan (emigrasi), dan kedatangan (imigrasi).

Komunitas

Komunitas adalah kumpulan populasi makhluk hidup yang hidup pada suatu daerah tertentu. Komunitas terdiri dari bermacam-macam populasi. Setiap populasi terdiri dari sejumlah individu.


Misalnya populasi ikan mas, populasi ikan mujair, populasi eceng gondok, populasi teratai, dan populasi Hydrilla di kolam merupakan anggota komunitas air. Di antara anggota komunitas ini terjadi hubungan timbal balik

Ekosistem
Dalam suatu habitat, selain terdapat berbagai jenis makhluk hidup (komunitas) terdapat juga benda-benda seperti air, tanah, pasir, cahaya, matahari, dan udara. Di antara anggota komunitas dan enda-benda tersebut terjadi hubungan yang saling mempengaruhi.
Kesatuan ini membentuk sistem ekologi atau disebut ekosistem . Di dalam biosfer terdapat satuan makhluk hidup.

Ekosistem adalah kesatuan komunitas dengan lingkungan hidupnya yang membentuk hubungan timbal balik.
KOMPONEN-KOMPONEN EKOSISTEM
Ekosistem terdiri dari komponen penyusunnya yang berupa produsen, konsumen, pengurai, dan benda-benda. Dalam suatu ekosistem terdapat dua penyusun (komponen) sebagai berikut.

Makhluk hidup meliputi tumbuhan, manusia, dan hewan lain. Komponen ini disebut komponen biotik.
Benda meliputi tanah, air, batu, udara, suhu, kelembapan, dan gaya tarik bumi. Kompenen ini merupakan komponen abiotik.Stop dulu yach!!!
Analisis kualitatif kation dan anion merupakan salah satu cara yang paling efektif untuk mempelajari kimia dan unsur-unsur serta ion-ionnya dalam larutan. Dalam metode analisis kualitatif digunakan beberapa pereaksi diantaranya pereaksi golongan dan pereaksi spesifik, kedua pereaksi ini dilakukan untuk mengetahui jenis anion / kation suatu larutan.


Pada analisis kation, suatu sampel yang berwarna hijau dapat diambil kesimpulan sementara adalah senyawa NiCl. Hal tersebut didapat dari pengetahuan yang diberikan pada waktu pengenalan suatu larutan analit-analit atau sampel dan pengamatannya di Laboratorium.

Langkah kedua, sampel yang kami dapat diambil sedikit dan digunakan untuk uji kation. Sampel yang telah diambil tadi kemudian ditambahkan HCl 6M sebanyak 3-4 tetes ke dalam tabung reaksi untuk uji golongan I. kemudian larutan tersebut disentrifuge, namun tidak terdapat endapan larutan tersebut, Sehingga analit tersebut bukan merupakan golongan I. Langkah selanjutnya menguji golongan II,III,IV, V dengan menambahkan 4 tetes H2O2 3 %, [H+] diatur 0,3 M dan didapat pH 0,5 dengan cara :
pH = - log [M]
pH = - log 0,3
pH = – log 3 . 10-1
pH = 0,5
........

analisis anion dari sampel yang diperoleh diatas digunakan untuk identifikasi ion klorida, Cl- dengan penambahan AgNO3. Akan terjadi endapan putih yaitu perak klorida larutan ini tidak larut dalam air dan asam nitrat encer, tetapi larut dalam larutan ammonia encer dan dalam larutan-larutan kalium sianida dan tiosulfat.
Reaksinya dibawah ini:
Cl- + Ag+ AgCl ↓
AgCl ↓ + 2NH3 [Ag(NH3)2]+ + Cl-
[Ag(NH3)2]+ + Cl- + 2H+ AgCl ↓ + 2NH4+

Endapan AgCl yang berwarna putih tersebut membuktikan bahwa analit yang kami dapatkan mengandung anion Cl-.
Waduh,...untuk titrasi yang jenis ini memang mengesalkan, gue aja sampe bingung mikirin analisisnya sulit banget....tapi yang penting dah selesai. gini ceritanya
 
Dasar reaksi oksidimetri ialah reaksi oksidasi-reduksi antara zat penitrasi dan yang dititrasi. Permanganometri merupakan titrasi yang dilakukan berdasarkan reaksi oleh kalium permanganat (KMnO4). Reaksi ini difokuskan pada reaksi oksidasi dan reduksi yang terjadi antara KMnO4 dengan bahan baku tertentu. Titrasi dengan KMnO4 sudah dikenal lebih dari seratus tahun. Kebanyakan titrasi dilakukan dengan cara langsung atas alat yang dapat dioksidasi seperti Fe+, asam atau garam oksalat yang dapat larut dan sebagainya. Beberapa ion logam yang tidak dioksidasi dapat dititrasi secara tidak langsung dengan permanganometri seperti: (1) ion-ion Ca, Ba, Sr, Pb, Zn, dan Hg (I) yang dapat diendapkan sebagai oksalat. Setelah endapan disaring dan dicuci, dilarutkan dalam H2SO4 berlebih sehingga terbentuk asam oksalat secara kuantitatif. Asam oksalat inilah yang akhirnya dititrasi dan hasil titrasi dapat dihitung banyaknya ion logam yang bersangkutan. (2) ion-ion Ba dan Pb dapat pula diendapkan sebagai garam khromat. Setelah disaring, dicuci, dan dilarutkan dengan asam, ditambahkan pula larutan baku FeSO4 berlebih. Sebagian Fe2+ dioksidasi oleh khromat tersebut dan sisanya dapat ditentukan banyaknya dengan menitrasinya dengan KMnO4. kemudian diskusi deh:
 
Dalam standarisasi larutan KMnO4 terdapat beberapa kesulitan diantaranya pada waktu titik ekivalen yang sering membuat kami gelisah, khawatir ketika terjadi kelebihan KMnO4 pada waktu titrasi, namun sempat satu kali kami kelebihan batas, tapi tidak sampai terlalu jauh. Pada waktu titrasi penentuan jumlah air Kristal dalam H2C2O4.XH2O, suhu yang kami dapatkan lebih dari 70 0C, sehingga larutan cepat bereaksi, pada akhirnya titik ekivalen warna larutan menunjukkan kelebihan KMnO4 yaitu warna merah muda +.
Tiba saatnya, akhirnya sampai juga pada penghujung praktikum meskipun masih kurang satu upload lagi.heee...he..he,

EDTA berpotensi sebagai ligan seksidentat yang dapat berkoordinasi dengan sebuah ion logam melalui gugus dua nitrogen dan empat karboksilnya. Dalam kasus lainnya, EDTA dapat bertindak sebagai ligan kuinkedentat atau kuadridentat dengan satu atau dua gugus karboksilnya bebas dari interaksi kuat dengan logam.

Untuk mudahnya, bentuk asam bebas dari EDTA sering disingkat H4Y. Kompleks kobalt yang tergambar di atas selanjutnya ditulis CoY2-, dan kompleks-kompleks lainnya menjadi CuY2-, FeY-, CaY2-, dan seterusnya. Dalam larutan yang bersifat cukup asam, protonisasi sebagian EDTA tanpa perpecahan total kompleks logam dapat terjadi, mengarah ke spesies seperti CuHY-, namun dalam kondisi yang umum keempat hidrogen lenyap ketika ligan dikoordinasikan dengan sebuah ion logam.

ANALISIS DAN PEMBAHASAN
Pada penentuan (standarisasi) larutan Na-EDTA ± 0,01 M dengan CaCO3sebagai baku, CaCO3 ditimbang 0,0825 gram, kemudian dipindahkan ke dalam labu ukur 100 mL dan ditambah air ± 20 mL serta ditambah larutan HCl 6 M tetes demi tetes sampai gelegak gas (gelembung gas) tidak terlihat dengan reaksi yang terjadi:
CaCO3 (s) + 2 HCl (l) → CaCl2 (l) + H2O (l) + CO2 (g)
Dengan penambahan HCl terjadi penguraian gas yang disebabkan oleh CO2 terlepas ke udara sehingga gelegak gas berhenti. Setelah itu, ditambahkan air sampai tanda batas. Kemudian, larutan tersebut dipipet 10 mL dan dimasukkan ke dalam Erlenmeyer 250 mL ditambah dengan 1 mL larutan buffer (NH3) pH 10 berupa larutan tak berwarna dan 3 tetes indikator EBT dengan warna ungu tua sehingga larutan berwarna merah anggur. Kemudian larutan tersebut dititrasi dengan larutan Na-EDTA, titrasi dihentikan pada saat titik akhir titrasi yaitu pada saat larutan berubah warna menjadi biru dengan reaksi yang terjadi:
Ca2+ + Y4- → CaY2-
Dari titrasi tersebut diperoleh volume Na-EDTA yang dibutuhkan dalam percobaan yang dilakukan sebanyak 3 kali. Dengan menggunakan persamaan MCaCO3 . VCaCO3 = MEDTA. VEDTA, diperoleh besar konsentrasi Na-EDTA pada setiap percobaan berturut-turut sebesar 1). 0,0133 M; 2). 0,0135 M; dan 3). 0,0135 M. Sehingga konsentrasi rata-rata larutan Na-EDTA sebesar 0,0134 M.
Pada penentuan kesadahan total air isi ulang, 10 mL air isi ulang dipindahkan ke dalam Erlenmeyer 250 mL, kemudian ditambah dengan 1 mL larutan buffer (NH3) pH 10 berupa larutan tak berwarna dan 3 tetes indikator EBT dengan warna ungu tua sehingga larutan berwarna merah anggur. Kemudian larutan tersebut dititrasi dengan larutan Na-EDTA yang sudah distandarisasi sampai larutan berubah warna menjadi biru. Perubahan warna menjadi biru adalah titik akhir titrasi. Sehingga diperoleh volume Na-EDTA yang dibutuhkan pada saat titrasi dalam percobaan yang dilakukan sebanyak 3 kali. Dengan menggunakan persamaan mmol sampel = mmol EDTA diperoleh mmol sample air isi ulang yang digunakan untuk menentukan massa Ca2+. Massa Ca2+ yang diperoleh digunakan untuk menentukan kesadahan air isi ulang dengan persamaan kesadahan air isi ulang = massa Ca2+ (gram) / volume air isi ulang (liter). Sehingga diperoleh besar kesadahan air isi ulang pada setiap percobaan berturut-turut sebesar 1). 0,114 gr/l; 2). 0,094 gr/l; dan 3). 0,101 gr/l dan diperoleh kesadahan rata-rata air isi ulang sebesar 0,103 gr/l.
DISKUSI
Dalam melakukan percobaan baik penentuan (standarisasi) larutan Na-EDTA ± 0,01 M dengan CaCO3 sebagai baku maupun penentuan kesadahan total air isi ulang, kami kesulitan menentukan titik akhir titrasi karena kelebihan titran sehingga mengakibatkan analit yang diperoleh berwarna biru (++) yang seharusnya warna yang diperoleh adalah biru (+).
Akhirnya sampai juga pada saat yang berbahagia, menghantarkan tulisan ini ke pintu gerbang dunia maya. yang dapat dilihat dan dibaca oleh siapapun. Hal-hal yang berhubungan dengan titrasi penetralan akan segera diketahui setelah membaca tulisan ini.


Istilah analisis titrimetri mengacu pada analisis kimia kuantitatif yang dilakukan dengan menetapkan volume suatu larutan yang konsentrasinya diketahui dengan tepat, yang diperlukan untuk bereaksi secara kuantitatif dengan larutan dari zat yang akan ditetapkan. Larutan dengan kekuatan (konsentrasi) yang diketahui tepat itu, disebut larutan standar. Bobot zat yang hendak ditetapkan, dihitung dari volume larutan standar yang digunakan dan hukum-hukum stoikiometri yang diketahui.

Larutan standar biasanya ditambahkan dalam sebuah buret. Proses penambahan larutan standar sampai reaksi tepat lengkap, disebut titrasi, dan zat yang akan ditetapkan, dititrasi. Titik saat reaksi itu tepat lengkap, disebut titik ekuivalen (setara) atau titik-akhir teoritis (atau titik-titik akhir stoikiometri). Lazimnya titrasi harus terdeteksi oleh suatu perubahan, yang tak dapat disalah-lihat oleh mata, yang dihasilkan oleh larutan standar itu sendiri atau lebih lazim lagi oleh penambahan suatu reagensia pembantu yang dikenal indikator. Setelah reaksi antara zat dan larutan standar praktis lengkap, indikator harus memberi perubahan visual yang jelas (entah perubahan warna atau pembentukan kekeruhan), dalam cairan yang sedang dititrasi. Pada titrasi yang ideal, titik akhir yang terlihat, akan terjadi bersamaan dengan titik akhir stoikiometri atau teoritis. Namun, dalam praktek biasanya akan terjadi perbedaan berupa ketidaktepatan atau kesalahan (error) titrasi. Indikator dan kondisi-kondisi eksperimen harus dipilih sedemikian rupa, sehingga perbedaan antara titik akhir dan titik ekuivalen adalah kecil.
DISKUSI
Dari hasil praktikum ada beberapa hal yang dapat kami diskusikan diantaranya sebagai berikut:
  1. Untuk menentukan titik akhir suatu titrasi yaitu pada saat terjadi perubahan warna menjadi merah muda harus dilakukan dengan teliti, adanya perubahan sedikit saja titrasi harus dihentikan, kelebihan larutan HCl membuat larutan dalam erlenmenyer menjadi sangat merah, maka sangat mempengaruhi hasil dari perhitungan untuk menentukan nilai normalitasnya. Paling tidak akhir titrasi tidak jauh berbeda titik ekivalennya, karena keterbatasan indera manusia kemungkinannya titik titrasi tidak tepat sama dengan titik ekivalennya.
  1. Pada saat standarisasi HCl diperoleh volume yang digunakan tidak jauh berbeda saat standarisasi titik akhir dan ekivalennya. Sehingga diperoleh normalitas HCl yang tidak jauh berbeda dengan teori. Pada saat aplikasinya kita menggunakan massa pupuk ZA yang berbeda-beda sehingga kita agak sulit dalam menentukan volume titrasinya. Hasil yang kami peroleh kurang memuaskan. Dan pada saat titrasi kami agak kelebihan larutan HCl sehingga warnannya agak merah.
  1. Dalam percobaan aplikasi penentuan kadar NH3 dalam pupuk ZA, diperoleh volume HCl yang terlalu tinggi pada percobaan pertama, hal itu disebabkan karena pada saat pemanasan, NH3 tidak sempurna menguap ke udara sehingga masih tersisa NH3 dalam larutan. Hai itu menyebabkan volume HCl yang digunakan untuk titrasi lebih banyak dari seharusnya untuk mencapai titik akhir titrasi. Hal tersebut dapat dibenahi dalam percobaan ke-2 dan ke-3 dengan volume HCl yang tidak terlampau banyak atau dengan kata lain tidak terlalu jauh perbedaan antra titik ekivalen dengan titik akhir titrasi.

Demikian hasil diskusi tentang praktikum titrasi, semoga ada manfaat yang bisa di ambil dari tulisan ini.

Monday, 28 December 2009

Kemaren sebelum liburan, eh....ternya dikasih oleh-oleh berupa teman setian untuk liburan yaitu PR Statistika yang harus dikerjakan dengan program SPSS lagi. tapi ndak pa2 itung2 buat nambah nilai. jadi gini setelah dikasih PR lewat internet aku unduh kemudian aku kerjain...eh...ternyata butuh waktu cukup lama juga untuk nyelesein 3 soalnya, karena meliputi Uji 2 Independent sample, Uji ANOVA, dan Korelasi & Regrasi.
bagi temen-temen yang pingin tahu lebih dalam silahkan klik di sini.
Wah, rasanya sudah lama nggak lagi ngeblog??? mumpung lagi liburan nih!aku bisa berbagi pengetahuan hasil petualangan selama satu semester, yang memang capek banget.okelah kita mulai dari hasil praktikum Analisis tentang analisis Anion dan Kation.
sebenernya ada 4 praktikum yang telah aku lakukan, so ini yang paling dahulu, kalo temen-temen mau semuanya,ya...okelah buat bahan pertrimbangan meskipun ndak bagus-bagus amat.eh...tapi praktikum yang ke tiga datanya ndak ada soalnya yang mbuat bukan aku tapi kelompokku.temen-temen bisa klik di tab menu Science disana akan dibahas dengan lengkap satu laporan penuh, bahkan bisa download data lengkapnya mulai dari analisis anion dan kation, oksidimetri,titrasi pengompleksan dan titrasi penetralan. jangan lupa kasih komentar ya!buat tambahan aja biar kalo da yang salah ma laporannya kan temen yang lain bisa tau benernya dari komentar yang da!

Friday, 18 December 2009

Soal Statistika Dasar dari Pak Lutfi, jadi jangan khawatir ndak dapat soalnya, kalau da dihapus bisa diambil disini kok!!!
TUGAS STATISTIKA DASAR Posted 18 Dec 2009 | Cetak Kategori Agenda

Tugas Statistika Dasar Kelas A
Kerjakan semua soal berikut, bisa dengan bahasa Indonesia dan jawaban disertai hasil olah dengan program SPSS semuanya dalam bentuk file.
Jangan lupa menyertakan nama dan No. Reg. Setiap pengiriman jawaban yang sudah diterima akan mendapat jawaban/balasan.

Kirim ke: lutfisurabaya10@yahoo.co.id

Bila memerlukan tambahan informasi bisa kirim ke e-mail di atas.
Jawaban soal harus masuk/terkirim paling lambat tanggal 3 Januari 2010 pukul 24.00.


1 . The following are data for two samples of subjects under two experimental conditions:

Sample A 2 5 7 9 6 7
Sample B 4 16 11 9 8

Test the significance of the difference between?

2. The tensile strength of portland cement is being studied. Four different mixing techniques can be used economically. The following data have been collected:

Mixing Technique
Tensile Strength (lb/in2)

1 3129 3000 2865 2890
2 3200 3300 2975 3150
3 2800 2900 2985 3050
4 2600 2700 2600 2765

Apply the analysis of variance to test the null hypothesis

Ho : μ1 = μ2 = μ3 = μ4

3. Suatu penelitian terhadap sampel diukur tentang tinggi badan dengan berat badang diperoleh data sbb:
Tinggi (cm) : 150 170 160 157 173 170 168
Berat (Kg) : 40 60 60 56 61 70 50
Hitung koefisien korelasi antara tinggi badang dan berat badan dan tulis persamaan regresi liniernya.

CACATAN: Mohon maaf, ada kerusakan pada jaringan telkom sehingga Jumat siang baru bisa diisikan.

Tugas Statistika Dasar Kelas B
Kerjakan semua soal berikut, bisa dengan bahasa Indonesia dan jawaban disertai hasil olah dengan program SPSS semuanya dalam bentuk file.
Jangan lupa menyertakan nama dan No. Reg. Setiap pengiriman jawaban yang sudah diterima akan mendapat jawaban/balasan.

Kirim ke: lutfisurabaya10@yahoo.co.id

Bila memerlukan tambahan informasi bisa kirim ke e-mail di atas.
Jawaban soal harus masuk/terkirim paling lambat tanggal 3 Januari 2010 pukul 24.00.

1. The following are measurements obtained for five equal groups of sub¬jects:
Group
Measurements
I 4 7 9 9 14

II 5 6 12 12 7

111 15 18 21 26 20

IV 35 27 29 30 25

V 17 26 17 20 12


Apply the analysis of variance to test the null hypothesis
Ho : μ1 = μ2 = μ3 = μ4 = μ5

The following are paired measurements obtained for a sample of eight subjects under two conditions:

Condition A 8 17 12 19 5 6 20 3

Condition B 12 31 17 17 8 14 25 4

Test the significance of the difference between means?

Hasil penelitian tentang kadar besi (Fe) dalam sayur setelah direbus pada berbagai waktu sbb:
Lama perebusan (menit) : 5 7,5 10 12,5 15 20
Kadar Besi (ppm) : 200 190 185 180 150 126

Hitung koefisien korelasi antara kadar besi dan lama perebusan dan tulis persamaan regresi liniernya.


CACATAN: Mohon maaf, ada kerusakan pada jaringan telkom sehingga Jumat siang baru bisa diisikan


Tuesday, 1 December 2009

Bagi yang belum sukses membuat fungsi read more..., coba ikuti langkah berikut ini :
Langkah #1

* Sign in di blogger dengan id anda.


* Klik Pengaturan


* Klik Format


* Pada layar paling bawah, ada text area kosong disamping tulisan Template Posting, isi tesxt area kosong tersebut dengan kode di bawah ini :






* Klik tombol Simpan Pengaturan


Pemasangan kode ini di maksudkan agar pada saat posting artikel, kode tersebut langsung muncul tanpa harus menuliskan terlebih dahulu, jadi membantu kita agar tidak harus selalu mengingat kode tersebut.

Langkah #2

* Klik menu Dasboard


* Klik Tata Letak


* Klik tab Edit HTML


* Klik tulisan Download Template Lengkap.


* Silahkan save dulu template tersebut, ini di maksudkan untuk mengurangi resiko apabila terjadi kesalahan ketika melakukan editting pada template, kita masih punya back up data untuk mengembalikannya seperti semula


* Beri tanda centang pada kotak di samping tulisan Expand Template Widget , lihat gambar di bawah :


expand widget template


* Tunggu beberapa saat ketika proses sedang berlangsung


* Silahkan anda cari kode berikut pada kode template milik anda :



atau kode di bawah ini (sama saja) ;



Hapus kode diatas, lalu ganti dengan kode di bawah ini (klik pada tombol untuk menandai):







Selengkapnya...




* Klik tombol Simpan Template
* Selesai.


Cara Posting Artikel

* Klik menu Posting


* Klik menu Edit HTML, maka secara otomatis tampak kode yang telah kita setting tadi, yakni :







Tuliskan artikel yang ingin tampak pada blog sebelum kode :



Tulis keseluruhan sisa artikel sesudah kode di atas tadi dan sebelum kode :



* Klik tombol bertuliskan MEMPUBLIKASIKAN POSTING


* Klik tulisan Lihat Blog(di jendela baru) untuk melihat hasil dari postingan kita, kemudian lihat apakah hasilnya sukses atau tidak. Jika tidak, mungkin ada bagian yang terlewatkan. Coba lihat kembali langkah diatas


Mudah-mudahan dengan adanya postingan ini tidak ada lagi yang mengalami kegagalan dalam membuat menu Read more...

Tuesday, 4 August 2009

Dalam menjalani aktivitas sehari-hari, mungkin banyak orang yang tidak sadar bahwa minuman yang mereka teguk setiap hari mengandung suatu zat kimia beracun bahkan ada yang sampai level air terkontaminasi arsenik. Tidak mustahil bahwa pencemaran arsenik telah sampai pada lingkungan manusia baik di perkotaan maupun di pedesaan.
Bahan beracun tersebut secara alamiah berasal dari bebatuan di dalam perut bumi, khususnya pada daerah alluvial yang memiliki kandungan arsen tertinggi. WHO menetapkan batas aman tertinggi arsen di air tanah sebesar 50 ppb (bagian per milyar). Ditambah lagi lingkungan geologi Indonesia yang memiliki aneka bahan tambang, salah satunya adalah logam mulia yaitu emas. Biji emas diambil dari bebatuan pembungkusnya yang mengandung arsenic (arsenopyrit).

Pada tambang emas skala besar, lubang (open pit) digali dengan ukuran yang besar dan kedalaman yang sangat dalam. Open pit akan membuka bebatuan yang mengandung arsenic untuk teroksidasi menjadi aliran asam tambang yang sangat beracun. Dengan adanya air hujan, aliran air yang mengandung arsenic tersebut dapat mencapai lingkungan manusia melalui aliran sungai dan sumur-sumur. Selaian karena kegiatan penambangan skala besar, proses alam seperti perubahan siklus alamiah mengakibatkan batuan-batuan dan gunung berapi memberikan dampak luas terhadap lingkungan.

Dewasa ini, banyak dilakukan pengambilan air dari sumur amat dalam dan menghisap sedimen air yang mengandung arsenik. Sampai saat ini masih sulit mengendalikan penggalian air sumur amat dalam tanpa ada tes laboratorium terlebih dahulu untuk mengetahui tingkat kontaminasi air oleh arsenik. Di Indonesia batas maksimum yang diijinkan untuk kandungan arsenic masih menyentuh angka 0.05 ppm. Berbeda dengan negara-negara maju seperti Jepang dan Jerman yang lebih dahulu mengubah batas maksimum yang diijinkan untuk kandungan arsenic dalam perairan dari 0.05 ppm menjadi 0.01 ppm.

Arsenik lebih dikenal sebagai raja racun daripada komponen essensial bagi sebagian hewan dan tumbuh-tumbuhan. Tingkat racun dari arsenik ini bertuturut-turut adalah monomethylated arsenic (MMA) > dimethylated arsenic (DMA) > trimethylated arsenic (TMA). Keterpaparan terus-menerus akibat konsumsi arsen meskipun dalam kadar rendah (melebihi batas aman tertinggi) akan berujung pada penyakit kulit dan kanker. Hal tersebut akan lebih parah ketika arsenic masuk ke dalam tubuh secara mendadak, mengakibatkan serangan akut berupa rasa sangat sakit perut karena sistim pencernaan rusak, muntah, diare, rasa haus yang sangat, kejang di bagian perut, dan akhirnya syok, koma, dan kamatian. Untuk menguji keberadaan arsenik dapat dilakukan dengan cara sederhana dengan menggunakan batangan perak murni, bila batangan perak murni tersebut berubah menjadi hitam, maka bisa disimpulkan makanan atau minuman tersebut mengandung arsenik.

Allan Smith, epidemiologis di University of California di Berkeley, menyatakan peracunan arsenic mempengaruhi jutaan orang di seluruh dunia, namun sulit myakinkan orang bahwa air yang kelihatannya bersih dan segar itu ada kemungkinan beracun. Karena arsenic tidak bisa dilihat, dirasakan ataupun dicium baunya. Abul Hussam, Profesor kimia di George Mason University di Fairfax, menyatakan keluarganya yang tinggal di Bangladesh dan mengkonsumsi air berarsenik dapat terhindar dari penyakit karena memiliki pola makan yang baik, yang membantu mengusir arsenik yang dicerna tubuh.

Keterpaparan arsenik jangka panjang terhadap tubuh diyakini tergantung pada factor makanan, yang bisa mempengaruhi metabolisme arsenic. Salah satu cara yang belum banyak diketahui sampai sekarang adalah efek puasa terhadap metabolisme arsenic di dalam tubuh. Namun, penelitian yang dilakukan oleh Parvez Haris di Universitas De Montfor, Leichester, dan rekan-rakannya terhadap bagaimana arsenik (tidak sampai level kontaminasi) diekskresikan dalam urin, menunjukkan hasil yang menggembirakan. Sample urin yang diambil setelah berbuka puasa, diketemukan metilarsonat, salah satu arsenic yang sangat toksik lebih banyak dalam urin.

Racun arsenik secara langsung akan menyerang sistim pencernaan, dengan berpuasa akan mengurangi jumlah dan frekwensi makan yang mengaktifkan intensitas kerja liver sekaligus melakukan pembersihan dan pembuangan racun (detoksifikasi) dari dalam tubuh melalui urin. Dengan berkurangnya racun di dalam tubuh akan meningkatkan sirkulasi oksigen dan nutrisi ke seluruh sel dan jaringan tubuh sehinnga sel bisa memperbaiki diri dan meningkatkan fungsinya secara optimal. Tubuh akan tetap menjaga performanya secara efektif dengan melakukan pengurangan beban berupa pengurasan zat-zat bersifat racun bahkan yang sudah jauh merasuk ke dalam sel-sel tubuh yang paling dalam, dan juga sisa-sisa metabolisme tubuh seperti timbunan lemak, sel-sel aus, jaringan yang rusak, serta sel-sel yang telah menjadi tumor dan berbgai bentuk jaringan yang abnormal dalam tubuh.

Kebanyakan orang masih belum mengetahui bahwa dalam tubuhnya terdapat berbagai macam racun, salah satunya adalah racun arsenic, meskipun dalam konsentrasi rendah keterpaparan terus-menerus akan mengakibatkan menderita penyakit kulit bahkan kanker. Salah satu cara ampuh mengurangi racun dalam tubuh adalah dengan berpuasa. Maka berpuasalah niscaya kamu akan sehat, sabda Rosullullah SAW. Marhaban ya...Ramadlon.

Penulis
Muchammad Tamyiz
Mahasiswa Semester 3 Kimia 2008 UNESA



Tuesday, 16 December 2008

Bab I
Pendahuluan

A. Latar Belakang
Sehat adalah nikmat karunia Allah yang menjadi dasar bagi segala nikmat dan kemampuan. Nikmatnya makan, minum, tidur serta kemampuan bergerak, bekerja dan berfikir akan berkurang atau bahkan hilang dengan terganggunya kesehatan kita. Oleh karena itu kita harus selalu mensyukuri nikmat sehat karunia Allah ini dengan memelihara dan bahkan meningkatkannya, khususnya melalui Olahraga Kesehatan.
Pembinaan-pemeliharaan kesehatan, selalu harus mengacu pada konsep Sehat Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), yang menyatakan bahwa SEHAT adalah : Sejahtera Jasmani, Rohani dan Sosial, bukan hanya bebas dari Penyakit, Cacat ataupun Kelemahan. Pembinaan kesehatan mempunyai 4 (empat) facet yaitu pembinaan kesehatan yang bersifat: (1) Promotif, (2) Preventif, (3) Rehabilitatif dan (4)Kuratif. Dalam hubungan dengan Olahraga Kesehatan, maka pembicaraan dalam makalah ini dibatasi hanya pada hubungan olehraga sebagai terapi penyakit dalam.
Tujuan pembinaan-pemeliharaan Kesehatan adalah memelihara dan/atau meningkatkan kemandirian dalam peri kehidupan bio-psiko-sosiologisnya, yaitu secara biologis menjadi (lebih) mampu menjalani kehidupannya secara mandiri, mampu mengurus dirinya sendiri, tidak tergantung pada bantuan orang lain, secara psikologis menjadi (lebih) mampu mensyukuri segala nikmat karunia Allah baginya, sehingga tiada rasa frustrasi, tekanan batin maupun beban-beban psikologis lainnya misalanya post power syndrome dan secara sosiologis menjadi (lebih) mampu bersosialisasi dengan masyarakat lingkungannya sehingga senantiasa dapat menyumbangkan manfaat dari pengetahuan dan pengalaman hidupnya, bukannya menjadi beban bagi keluarga dan/atau masyarakatnya. Meningkatnya kemampuan mandiri dalam peri kehidupan bio-psiko-sosiologis ini berarti meningkatnya kualitas atau kesejahteraan hidup, yang sesuai dengan ketiga aspek Sehatnya WHO yaitu sejahtera Jasmani (kemandirian biologis), sejahtera Rohani (kemandirian psikologis) dan sejahtera Sosial (kemandirian sosiologis)! Oleh karena itu wujud kegiatan Pembinaan-pemeliharaan Kesehatan melalui olahraga kesehatan apapun, harus ditujukan kepada ketiga aspek Sehatnya WHO tersebut di atas.
Kegiatan untuk meningkatkan kesejahteraan rohaniah dilakukan dengan upaya untuk menghilangkan sebanyak mungkin stress dan beban-beban psikologis lainnya dengan cara meningkatkan volume dan kualitas pemahaman dalam peri kehidupan beragama beserta peningkatan frekuensi dan intensitas pelaksanaan ibadahnya. Olahraga renang sebagai salah satu cabang olehraga sangat berperan dalam masalah ini.
Kegiatan untuk meningkatkan kesejahteraan jasmaniah dilakukan dengan upaya untuk meningkatkan derajat Sehat Dinamis melalui berbagai bentuk Olahraga Kesehatan. Olahraga Kesehatan adalah Olahraga untuk memelihara dan/atau untuk meningkatkan derajat Kesehatan dinamis, sehingga orang bukan saja sehat dikala diam (Sehat statis) tetapi juga sehat serta mempunyai kemampuan gerak yang memenuhi kebutuhan hidupnya (Sehat dinamis). Olahraga Kesehatan memang dapat dilakukan sendiri-sendiri, akan tetapi akan lebih semarak serta menggembirakan (aspek Rohaniah) apabila dilakukan secara berkelompok. Berkelompok merupakan rangsangan dan sarana untuk meningkatkan kesejahteraan Sosial, oleh karena masing-masing individu akan bertemu dengan banyak teman sesamanya, sedangkan suasana lapangan pada Olahraga (Kesehatan) akan sangat mencairkan kekakuan yang disebabkan oleh adanya perbedaan status sosial-ekonomi para Pelakunya. Suasana lapangan dikala melakukan olahraga, sangat meningkatkan gairah dan semangat hidup para Pelakunya! Demikianlah maka olahraga renang memiliki peran aktif dalam menyelesaikan berbagai macam problem misalnya strees (dalam segi rohaniah) dan juga mampu memberi rangsangan pada tubuh dalam menyembuhkan penyakit dalam misalnya obesitas (dalam segi jasmaniah).


B. Ruang Lingkup
Sehat adalah kebutuhan dasar bagi segala aktivitas kehidupan. Jadi sehat harus dipelihara dan bahkan ditingkatkan. Cara terpenting, termurah dan fisiologis adalah melalui Olahraga Kesehatan. Salah satu olehraga yang dapat memelihara dan meningkatkan kesehatan adalah olahraga renang.
Perlu diketahui bahwa pada kelompok anak dengan usia kronologik yang sama terdapat perbedaan yang cukup luas dalam tingkat kematangan psikologiknya, demikian pula terdapat perbedaan yang cukup luas pada umur biologiknya (Watson,1992). Umur kronologik adalah bilangan yang menunjukkan berapa kali seorang anak telah berulang-tahun, sedangkan umur biologik adalah tingkat kemampuan biologik (jasmaniah) anak yang sesuai dengan kemampuan yang ditunjukkan oleh sesuatu tingkat umur kronologik terntetu. Pada anak-anak, rentangan kemampuan biologik mereka berkisar sekitar 6 (enam) tahun. Misalnya, anak umur 10 tahun, kemampuan biologiknya berkisar antara kemampuan biologik anak umur 7 (tujuh) tahun sampai dengan kemampuan biologik anak umur 13 tahun (Watson 1992). Oleh sebab itu olehraga renang ini memiliki batasan-batasan yang disesuaikan dengan umur sehingga diperoleh hasil yang maksimal yaitu tercapainya kesehatan tubuh.
Disisi lain olahraga renang yang dikenal sebagai olahraga yang minim risiko cidera ternyata memiliki banyak manfaat diantaranya mengurangi stress, mengatasi Obesitas, meningkatkan percaya diri. Hal tersebut akan dibahas lebih detail dalam bab selanjutnya.

C. Maksud dan Tujuan Penulisan
Olahraga adalah serangkaian gerak raga yang teratur dan terencana untuk memelihara gerak (mempertahankan hidup) dan meningkatkan kemampuan gerak (meningkatkan kualitas hidup). Seperti halnya makan, Olahraga merupakan kebutuhan hidup yang sifatnya periodik; artinya Olahraga sebagai alat untuk memelihara dan membina kesehatan, tidak dapat ditinggalkan. Olahraga merupakan alat untuk merangsang pertumbuhan dan perkembangan jasmani, rohani dan sosial. Struktur anatomis-anthropometris dan fungsi fisiologisnya, stabilitas emosional dan kecerdasan intelektualnya maupun kemampuannya bersosialisasi dengan lingkungannya nyata lebih unggul pada orang-orang yang aktif mengikuti kegiatan olahraga.1)
Dari pengertian olahraga di atas bisa diambil maksud dari olahraga secara umum yaitu memelihara dan membina kesehatan tubuh. Olahraga juga dapat meningkatkan derajat Sehat Dinamis (Sehat dalam bergerak), pasti juga Sehat Statis (Sehat dikala diam), tetapi tidak sebaliknya.
Begitu juga dengan olahraga renang, menengok dari maksud olahraga secara umum adalah memelihara dan membina kesehatan baik jasmani maupun rohani. Olahraga renang dapat dilakukan dengan santai atau menjadi kegiatan rutin yang dapat membawa banyak manfaat bagi tubuh. Dengan renang dapat mengatasi banyak masalah kehidupan sehari-hari yang berhubungan dengan jasmani, rohani dan sosial.
Diharapkan melalui makalah ini pembaca dapat lebih memahamii manfaat olahraga khususnya olahraga renang, mengetahui berbagai penyakit dalam yang dapat diatasi dengan olahraga renang, dan olahraga renang sebagai penghilang stress (psikologi). Tidak heran jika olahraga renang diminati banyak orang, selain tidak banyak risiko cidera, olahraga renang juga bisa dilakukan dengan santai baik di dalam air dingin maupun di dalam air hangat.

Bab II
Pembahasan
A. Pengertian Olahraga
Olahraga erat kaitannya dengan kata “sehat” dan “kebugaran jasmani”. Berikut ini adalah beberapa definisi tentang olahraga, sehat dan kebugaran jasmani.
1. Olahraga
a. Olahraga adalah aktifitas fisik yang terencana, terstruktur, dan dapat melibatkan gerakan tubuh yang berulang-ulang dengan tujuan meningkatkan kebugaran jasmani.
b. Menurut Carl Diem
“Olahraga itu berjiwa, permainan yang bernilai, dilaksanakan dengan tekun dan menuruti peraturan, olahraga mengintegrasikan keperibadian, menggugah kesempurnaan dan berusaha mencapai hasil yang setinggi-tingginnya.”
c. Menurut Antonio Venerando (Direktur Sekolah Olahraga Pusat Roma-Italia)
“Olahraga adalah gerak, permainan dengan massa dan berat yang selalu menyangkut kerja fisikl.”
2. Sehat
a. Sehat menurut UU No. 23 Th 92 tentang kesehatan adalah keadaan sejahtera dari badan, jiwa, dan sosial yang memungkinkan setiap orang hidup produktif secara sosial dan ekonomis.

b. Menurut WHO definisi kehidupan sehat adalah “Health is a state of complete physical, mental and social wellbeing and not morely the absence of disease or infirmity.”
3. Kebugaran Jasmani
a. Kebugaran jasmani adalah kemampuan tubuh untuk melakukan aktifitas sehari-hari tanpa menimbulkan kelelahan fisik dan mental yang berlebihan.
Jadi, dari beberapa definisi dapat disimpulkan bahwa Olahraga untuk kesehatan adalah olahraga untuk meningkatkan derajat kesehatan dan kebugaran jasmani yang dilakukan dengan baik, benar, terukur dan teratur.
Menurut WHO, sehat yaitu sumber daya manusia yang Sejahtera jasmani, rohani dan sosial, bukan hanya bebas dari penyakit, cacat ataupun kelemahan. Berdasarkan aspek-aspek yang disebutkan oleh WHO dapat dilihat manfaat olahraga sebagai berikut.
Fisik :
• Meningkatkan kerja dan fungsi jantung, paru, dan pembuluh darah
• Meningkatkan kekuatan dan daya tahan otot
• Meningkatkan kepadatan tulang untuk mencegah osteoporosisi
• Meningkatkan fleksibilitas
• Meningkatkan metabolisme tubuh untuk mencegah kegemukan dan mempertahankan berat badan ideal
• Mengurangi resiko terjadinya berbagai penyakit seperti : tekanan darah tinggi, jantung koroner, kencing manis, dsb
• Mengendalikan sistem hormonal
• Meningkatkan daya tahan tubuh
Psikologis:
1. Mengurangi stres
2. Meningkatkan rasa percaya diri
3. Membangun rasa sportivitas
4. Memupuk rasa tanggungjawab

Sosial, ekonomi dan budaya :
1. Memupuk kesetiakanawan sosial
2. Mengurangi biaya pengobatan
3. Meningkatkan produktivitas
4. Meningkatkan pendapatan
5. Meningkatkan daya saing
6. Menambah devisa negara
7. Memperkenalkan dan memelihara budaya bangsa
Hal-hal yang mungkin terjadi bila seseorang tidak berolahraga, antara lain :
1. Daya tahan tubuh menurun
2. Kebugaran jasmani menurun
3. Kegemukan (obesitas)
4. Penyakit tekanan darah tinggi
5. Penyakit jantung, paru dan pembuluh darah
6. Penyakit kencing manis
7. Keropos tulang (osteoporosis), dsb
Olahraga dipilih atas dasar :
1. Aman, terhindar dari resiko cedera dan gangguan kesehaan lain
2. Mudah, tidak memerlukan keahliian khusus
3. Murah, tidak memerlukan alat khusus dan terjangkau
4. Disukai/disenangi, sesuai dangan minat
Dari kriteria di atas olahraga yang bermanfaaat dan bisa dilakukan antara lain:
• Jalan cepat
• Joging/lari
• Senam
• Renang
• Bersepeda
• Olahraga permaianan ; sepakbola, bola voli, bulu tangkis, tenis meja, dsb
B. Olahraga Renang
Renang sebagai salah satu cabang olahraga yang digemari, aman, mudah, dan murah ada yang berpendapat bahwa renang dilakukan sejak adanya manusia di dunia ini. Renang dapat dilakukan oleh siapapun baik tua-muda, pria-wanita, kecil-dewasa sehingga renang sangat efektif meningkatkan derajat kehidupan manusia.
Dr.Tanya Rotikan, SpKO, dokter spesialis olahraga dari RSUPN Cipto Mangunkusomo, Jakarta mengatakan bahwa “Berenang merupakan olahraga tanpa gaya gravitasi bumi (non weight barring). Saat bergerak di dalam air, tubuh mengeluarkan energi lebih besar, karena harus ‘melawan’ massa air. Dengan demikian, berenang mampu menguatkan dan melenturkan otot-otot tubuh. Manfaatnya jauh lebih maksimal ketimbang berolahraga di darat .”
Gerakan mendorong dan menendang air dengan anggota tubuh, (terutama tangan dan kaki), dapat memacu aliran darah ke jantung, pembuluh darah, dan paru-paru. Itu berarti, berenang dapat dikategorikan sebagai latihan aerobik dalam air. Berenang secara teratur dengan sendirinya dapat meningkatkan kemampuan fungsi jantung dan paru-paru.
Berenang juga akan lebih efektif dan aman jika dilakukan secara perlahan. Awali dengan berenang santai selama 5-10 menit. Setelah itu boleh diulangi dengan jangka waktu yang lebih panjang. Frekuensi pun sebaiknya diatur, sekitar 1-2 kali seminggu. Baru, setelah tubuh dirasakan bisa beradaptasi, Anda dapat meningkatkan intensitas dan frekuensinya sesuai dengan kemampuan.
Bagi Anda yang ogah-ogahan olahraga karena takut mengalami cedera tubuh saat berolahraga, tapi tidak untuk oleahraga renang. Berenang terbilang minim risiko cedera fisik. Hal ini terjadi karena pada saat berenang seluruh berat badan ditahan oleh air (mengapung). Wajar saja jika berenang kemudian menjadi olahraga yang paling dianjurkan bagi mereka yang kelebihan berat badan (obesitas) dan penderita gangguan persendian tulang atau arthritis.
Namun demikian, ada beberapa hal yang tetap harus diperhatikan sebelum, saat, dan setelah berenang. Misalnya, supaya tubuh tidak ‘kaget’, Anda dianjurkan melakukan gerakan pemanasan dan pendinginan. Mulailah dengan gerakan-gerakan ringan, seperti mengayunkan tangan dan kaki atau berjalan-jalan di sekitar kolam renang selama 10-15 menit.
Agar bisa menmemperoleh manfaat renang, hendaklah berenang dengan benar. Kalau hanya bermain-main dengan air memang menyenangkan, tetapi hal ini hanya melibatkan aktivitas fisik yang sangat rendah dan memberikan efek yang kurang maksimal pada tubuh .
Dianjurkan dengan bantuan instruktur renang yang berpengalaman, sebaiknya berkonsultasi lebih dahulu dengan dokter spesialis kesehatan olahraga (SpKO) atau spesialis rehabilitasi medik (SpRM) terlebih yang bermasalah kesehatan. Perhatikan pula keamanan tempat renang demi kesehatan karena pada orang tertentu kejadian sakit akan lebih sering bila berenang. Perhatikan juga kualitas air misalnya: kejernihan, derajat-keasaman (pH) bahkan polusi, yang bisa saja dapat mengganggu kesehatan.
Hal-hal di atas perlu diperhatikan agar mandapatkan manfaat dari olahraga renang secara maksimal. Bayangkan saja kalau kita berenang di kolam yang airnya kotor, bukannya sehat yang Anda dapatkan melainkan kesehatan tubuh Anda akan terganggu. Perlakuan yang bijak kepada semua jenis olahraga termasuk olahraga renang dapat meningkatkan derajat kesehatan tubuh secara dinamis




C. Olahraga Renang dalam Menangani Penyakit Dalam
Malas berolah raga dengan alasan kurang memiliki waktu dalam jangka panjang dampaknya cukup buruk, yakni munculnya penyakit yang disebabkan oleh hipokinesia (kurang gerak). Di antaranya, tekanan darah tinggi, diabetes melitus, jantung, artritis, hiperkolesterolemia, dan obesitas. Albert M. Hutapea dalam bukunya Menuju Gaya Hidup Sehat mengungkapkan, penelitian selama 16 tahun terhadap 17.000 alumnus Universitas Harvard menunjukkan, mereka yang tidak aktif berolahraga (yang membakar tidak lebih dari 500 kalori per minggu dalam kegiatan olah raga) lebih cenderung mengidap penyakit jantung. Berikut akan dijelaskan manfaat olahraga renang sebagai terapi penyakit dalam yang banyak diderita orang-orang yang malas berolahraga.
1. Obesitas
Bukan rahasia lagi apabila obesitas atau overweight merupakan pemicu segala penyakit. Peningkatan gizi global ternyata menyebabkan epidemi obesitas makin meluas. Joanne Harrell, Professor keperawatan di Center for Research on Chronic Illness, University of North California, mengatakan bahwa pada usia kecil tidak ada yang melebihi delapan atau sembilan tahun, risikonya sekitar 1,6 kali lebih tinggi untuk anak perempuan disbanding laki-laki. Namun demikian baik laki-laki maupun perempuan tetap memiliki risiko terhadap obesitas.
Persoalan di atas tidak berarti obesitas tidak bisa disembuhkan, kegemukan pada anak tetap bisa diatasi. Bahkan, survei yang dilakukan oleh ahli dari Universitas Trier menunjukkan bahwa gangguan metabolisme dan persoalan berat badan bisa diatasi dengan mudah pada anak-anak. Jika usaha mengurangi berat badan dimulai sebelum masa puber, peluang keberhasilannya malah lebih baik. Kombinasi antara pendidikan dan nasihat diet, latihan fisik dan pengurangan nonton televisi, adalah cara terbaik mengurangi kegemukan pada anak-anak.

Selain itu, latihan fisik dapat berupa olahraga renang. Berenang ternyata juga dapat menjadi aktivitas untuk membakar kalori. Anda mungkin akan bertanya, bukankah hanya olahraga yang mengeluarkan keringat saja yang bisa membakar kalori? Bagaimana mungkin berenang yang tidak membuat tubuh berkeringat bisa membakar kalori?
Jawabannya ternyata sederhana saja. Pembakaran kalori tubuh, seperti dijelaskan oleh dr. Tanya, ternyata tidak selalu ditandai oleh keluarnya keringat. Saat berenang, tubuh akan terasa lebih berat bergerak di dalam air. Otomatis energi yang dibutuhkan pun menjadi lebih tinggi, sehingga dapat secara efektif membakar sekitar 24% kalori tubuh.
Ketika berenang kalori dalam tubuh akan terbakar sehingga secara langsung sangat efektif membakar lemak. Ini tentu sangat membantu anak-anak yang mengalami obesitas disamping perlunya pengaturan pola makan. Jika asupan makanan tidak diatur, mungkin saja olahraga ini tidak jadi melangsingkan sebab olahraga berenang memicu rasa lapar.
2. Kanker
Dari penyakit obesitas, penyakit kanker pun dapat menjangkiti tubuh kita. Dari hasil penelitian mengungkapkan bahwa obesitas atau overweight bisa mengakibatkan sedikitnya sembilan jenis kanker. Yakni, kanker usus besar, payudara, uterus, ginjal, esophagus, dan pankreas. Juga kanker kandung empedu, hati serta perut bagian atas.
Semakin parah obesitas atau overweight, maka penyembuhan kanker pun makin sulit. Berdasarkan hasil studi terbaru, 90 ribu orang meninggal akibat kanker. Sekitar 14 hingga 20 persennya karena terapi terhalangi oleh obesitas pasien. Dr. Christopher Desc, onkolog (pakar kanker) dari Richmond, Virginia, As. Menerangkan Obesitas menghalangi upaya penyembuhan pasien kanker.
Proses penyembuhan kanker tidak lain dengan olahraga secara teratur, khususnya olahraga renang yang dapat mengurangi berat badan. Pada saat terapi kanker, tubuh yang sedikit memiliki lemak akan mudah dalam proses penyembuhan sel kanker.
3. Nyeri Sendi
Saat ini, nyeri sendi sering diderita oleh banyak orang. Gaya hidup yang terlalu banyak mendiamkan tubuh mengakibatkan nyeri sendi dibagian tertentu. Misalnya pada lutut dan pergelangan kaki, hal tersebut dapat dialami oleh siapapun. Namun paling rentan terhadap usia dewasa-lanjut.
Oleh sebab itu, dengan berenang dapat menurunkan risiko cedera persendian, terutama di bagian lutut dan pergelangan kaki bagi mereka yang kelebihan berat badan atau mengalami gangguan persendian tulang. Penelitian menunjukkan bahwa berolah raga di dalam air dengan ketinggian sebatas pinggang dapat mengurangi ketegangan sendi hingga 50%, dan 75% jika dalamnya air sebatas dada. Kondisi tubuh yang tak terlalu berat menopang bobot badan bahkan dr. Tanya menambahkan aktivitas ini aman dilakukan oleh wanita hamil.
4. Kardio-Vaskular
Kesibukan dalam kehidupan “Duniawi” sering menyebabkan orang menjadi kurang gerak, disertai stress yang dapat mengundang berbagai penyakit non-infeksi di antaranya yang terpenting adalah penyakit kardio-vaskular (penyakit jantung, tekanan darah tinggi dan stroke). Hal ini banyak dijumpai pada kelompok usia pertengahan, tua dan lanjut, khususnya yang tidak melakukan Olahraga. Olahraga (Kesehatan): Banyak gerak dan bebas stress, mencegah penyakit dan menyehatkan! Olahraga adalah kebutuhan hidup bagi orang yang mau berpikir.
Berenang (di tempat dan kualitas air yang memenuhi syarat kesehatan dan keamanan), termasuk sebagai olahraga aerobik yang akan membuat paru-paru sehat, sendi lebih lentur terutama di bagian leher, bahu dan pinggul, karena bagian-bagian tubuh tersebut digerakkan. Meningkatnya kerja dan fungsi jantung, paru-paru dan pembuluh darah ditandai dengan denyut nadi istirahat menurun, isi sekuncup bertambah, kapasitas bertambah, penumpukan asam laktat berkurang, meningkatkan pembuluh darah kolateral, menigkatkan HDL kolestrol, mengurangi aterosklerosis. Berenang selama 3-5 kali seminggu serupa manfaat olahraga aerobik yang dapat membantu meningkatkan kesehatan jantung dan paru-paru.

5. Wanita Hamil
Bagi sebagian orang, olah raga sudah menjadi bagian dari gaya hidup. Dengan begitu, bukan alasan bagi wanita hamil untuk tidak atau bahkan malas berolah raga. Jika ditelisik dari sisi medis, renag merupakan olahraga ini yang banyak diminati oleh mereka yang berbadan dua. Ini lantaran renang memiliki sifat aerobic dan relative aman dari benturan.
Dr. Michael Triangto, SpKO mengungkapkan ”Berenang boleh dilakukan oleh ibu hamil asalkan keadaan tubuhnya sehat dan bugar dan air yang menopang berat badan si ibu hamil disinyalir berguna di trimester terakhir kehamilan, untuk memudahkan proses persalinan kelak”.
6. Asma
dr Hening L. Putra SpRM. Menjelaskan bahwa asma merupakan salah satu masalah kesehatan yang bisa menyebabkan disabilitas (ketidakmampuan) penderita. Serangan asma memang tidak bisa ditebak dan biasanya mendadak. Begitu orang yang menderita asma terpajani bahan penyebab alergi, ia pasti langsung susah bernapas.
Aktifitas. Banyak faktor yang menimbulkan serangan asma. Misalnya, lingkungan, bahan alergen (penyebab alergi), infeksi saluran napas dan polusi udara. Apalagi, penderita asma kronis cenderung menghindari aktifitas. Pasalnya, ada ketakutan menjadi sesak. Kondisi ini mengakibatkan penderita makin tidak aktif. Bila penderita tidak aktif, maka si pasien mudah mengalami sesak napas saat harus melakukan aktifitas yang agak berat. Sehingga ia pun semakin membatasi aktifitasnya.
Dengan mengurangi aktifitas bukannya menolong penderita lebih sehat, tapi malah mempermudah timbulnya sesak. Belum lagi penderita mudah menjadi tegang dan panik waktu serangan. Timbullah kesulitan mengatur napas dan saluran napas pun makin sempit. Hal ini bukannya membuat penderita longgar, tapi malah bertambah sesak. Padahal, dengan aktifitas berenang serangan asma bisa berkurang. Ini bisa dilakukan oleh orang dewasa maupun anak-anak. Terutama penderita asma anak, renang sangat dianjurkan. Gerakan berirama teratur membantu pola pernapasannya lebih stabil.

D. Olahraga Renang dalam Menangani Masalah Psikis
Olahraga sedikitnya 10 menit setiap hari membuat mental menjadi lebih sehat, pikiran jernih, stres berkurang dan memicu timbulnya perasaan bahagia. Bahwa olahraga membuat peredaran darah menjadi lancar, membakar lemak dan kalori, serta mengurangi risiko darah tinggi dan obesitas merupakan suatu hal yang diketahui umum. Riset terbaru menunjukkan suatu kelebihan lain dari aktivitas ini. Olahraga sedikitnya 10 menit setiap hari membuat mental menjadi lebih sehat, pikiran jernih, stres berkurang dan memicu timbulnya perasaan bahagia.
Daniel Landers, profesor pendidikan olahraga dari Arizona State University mengungkapkan lima manfaat olahraga renang.
1. Meningkatkan Kemampuan Otak
Meningkatkan kemampuan otakLatihan fisik yang rutin dapat meningkatkan konsentrasi, kreativitas, dan kesehatan mental. Karena olahraga bisa meningkatkan jumlah oksigen dalam darah dan mempercepat aliran darah menuju otak. Para ahli percaya bahwa hal-hal ini dapat mendorong reaksi fisik dan mental yang lebih baik.
Hasil penelitian yang telah dipublikasikan Proceeding oh the National Academy of science, lembaga tersebut menyebutkan, bahwa manfaat olahraga secara benar dan teratur, bisa memacu pertumbuhan neuron (sel saraf) yang telah rusak.
2. Membantu menunda proses penuaan
Membantu menunda proses penuaan Riset membuktikan bahwa latihan sederhana seperti jalan kaki secara teratur dapat membantu mengurangi penurunan mental pada wanita di atas 65 tahun. Semakin sering dan lama mereka melakukannya makan penurunan mental kian lambat. Kabarnya, banyak orang merasakan manfaat aktivitas itu setelah sembilan minggu melakukannya secara teratur tiga kali seminggu. Latihan ini tidak harus dilakukan dalam intensitas tinggi. Cukup berupa jalan kaki di sekitar rumah.
3. Mengurangi Stress
Mengurangi stresOlahraga dapat mengurangi kegelisahan. Bahkan lebih jauh lagi, bisa membantu Anda mengendalikan amarah. Latihan aerobik dapat meningkatkan kemampuan jantung dan membuat Anda lebih cepat mengatasi stres. Aktivitas seperti jalan kaki, berenang, bersepeda, dan lari merupakan cara terbaik mengurangi stress
4. Menaikkan daya tahan tubuh
Menaikkan daya tahan tubuh Jika Anda senang melakukan olahraga meski tak terlalu lama namun sering atau lama namun dengan santai melakukannya, maka aktivitas itu bisa meningkatkan hormon-hormon baik dalam otak seperti adrenalin, serotonin, dopamin, dan endorfin. Hormon ini berperan dalam meningkatkan daya tahan tubuh. Studi yang dilakukan di Inggris memperlihatkan bahwa 83 persen orang yang memiliki ganguan mental mengandalkan olahraga untuk meningkatkan mood dan mengurangi kegelisahan.


Landers mengatakan untuk orang yang menderita depresi ringan dan sedang, olahraga sedikitnya 16 minggu bisa menimbulkan efek yang sama dengan menelan obat antidepresi seperti Zoloft dan Prozac.


Sementara para peneliti di Duke University menemukan bahwa 60 persen orang depresi yang melakukan olahraga selama empat bulan dengan frekuensi tiga kali seminggu dan setiap latihan selama 30 menit bisa mengatasi gejala ini tanpa obat. Meski tergolong langkah yang mujarab namun bukan berarti pengobatan bisa langsung dihentikan, apalagi bagi yang mengalami depresi berat.
5. Meningkatkan kepercayaan diri
Memperbaiki kepercayaan diriUmumnya semakin mahir seseorang dalam suatu jenis aktivitas, maka kepercayaan diri pun akan meningkat. Bahkan suatu riset membuktikan bahwa remaja yang aktif berolahraga merasa lebih percaya diri dibandingkan dengan teman-temannya yang tidak melakukan kegiatan serupa.





Bab III
Penutup

A. Kesimpulan

1) Dengan mengetahui dan memahami olahraga khusususnya olahraga renang , dapat meningkatkan pemahaman yang lebih dalam tentang manfaat olahraga renang.
2) Olahraga renang juga dapat menjadi alternatif proses penyembuhan beberapa penyakit dalam seperti: asma, obesitas, nyeri otot persendian dan lain sebagainya.
3) Olahraga renang mampu menangani kasus atau masalah psikis misalnya, stress, depresi, meningkatkan kemampuan otak (intelegential).

B. Saran

Pada prinsipnya, setiap aktivitas olahraga adalah baik. Namun, manfaatnya akan maksimal jika kegiatan ini dilakukan secara teratur dan proporsional. Seperti halnya olahraga renang, satu-satunya kekurangan olahraga tersebut adalah ternyata kurang menguntungkan bagi kesehatan tulang. Ketiadaan gaya gravitasi bumi saat berenang justru berpengaruh buruk pada massa tulang. Untuk mengatasinya, olahraga tersebut harus dikombinasikan dengan olahraga semisal jogging, berjalan kaki, atau bersepeda.

Friday, 28 November 2008


Pada percobaan yang telah kami lakukan, yaitu percobaan tentang distilasi atau penyulingan terhadap larutan NaCl yang dipanaskan dalam labu distilasi. Namun, pada saat itu hasil yang kami dapatkan dari penyulingan (distilasi) larutan NaCl terdapat kekeruhan setelah dicampurkan dengan larutan AgNO3.
Hal ini tidak sesuai dengan teori yang sebenarnya, hasil distilat dari larutan NaCl yang dipanaskan dalam labu distilasi seharusnya tidak berwarna (bening) setelah dicampurkan larutan AgNO3. hal tersebut disebabkan oleh suhu larutan yang dipanaskan lebih dari 100 oC.

Penerapan dari proses percobaan ini harus sesuai dengan teori bahwa pada suatu larutan, masing-masing komponen akan menguap pada titik didihnya. Sehingga percobaan yang kami lakukan bias mendapatkan hasil yang sesuai teori. Dalam pelaksanaannya suhu larutan NaCl yang seharusnya konstan (stabil) kurang dari 100 OC sulit dilakukan karena pemanas/api yang digunakan menyala dengan terus menerus sehingga suhunya mencapai lebih dari 100 OC. Dari percobaan tersebut, setelah larutan NaCl mendidih (pada suhu kurang lebih 100 OC) komponen yang terlebih dahulu menguap adalah air, kemudian jika suhu larutan NaCl terus bertambah (lebih dari100 OC) maka komponen yang ikut menguap adalah NaCl.

Jadi setelah NaCl ikut menguap maka hasil yang didapatkan (distilat) tidak lagi murni air, tetapi tercampur dengan NaCl, sehingga ketika dicampur dengan larutan AgNO3 larutan hasil distilasi berwarna putih keruh. Dari hasil percobaan yang kami lakukan kami bisa mengambil kesimpulan bahwa untuk mendapatkan zat kimia yang murni perlu melalui tahap-tahap tertentu, agar hasil yang didapatkan bisa optimal (zat yang memiliki kemurnian tinggi), serta tahap-tahap tersebut harus dilalui dengan benar agar hasil distilasi tidak tercampur dengan komponen yang tidak diinginkan. Kelompok IX.

Sunday, 23 November 2008

Final, Keputusan Pembobotan Unas-SNM PTN
Akhir Bulan Ini Diputuskan Beberapa Persentasenya
SURABAYA - Rencana nilai ujian akhir nasional (unas) jenjang SMA/MA masuk pembobotan dalam seleksi nasional masuk perguruan tinggi negeri (SNM PTN) makin dikonkretkan. Dengan begitu, bisa dipastikan bahwa wacana sebelumnya tentang penggabungan unas dengan SNM PTN dibatalkan.
Pembatalan penggabungan keduanya telah disepakati oleh Majelis Rektor Perguruan Tinggi Negeri Indonesia (MRPTNI) dan Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP). Sebagai gantinya, nilai unas akan dimasukkan dalam pembobotan untuk masuk ke PTN.

Wakil Ketua MRPTNI Bidang Penerimaan Mahasiswa Prof Haris Supratno mengatakan, MRPTNI selaku penyelenggara SNM PTN dan BSNP sebagai penanggung jawab unas sepakat bahwa kedua ujian tersebut tidak digabung. Kesepakatan itu diputuskan dalam rapat konsultasi keduanya belum lama ini.

“Keputusannya sudah final. Unas dan SNM PTN tidak akan digabung,” terang Haris yang juga rektor Universitas Negeri Surabaya (Unesa) tersebut.

Ditambahkan, pemisahan itu dilakukan berdasar tujuan utama setiap ujian yang memang berbeda. Unas bertujuan mengevaluasi hasil belajar. Bentuk soalnya cenderung mendorong pelajar untuk mengingat banyak materi. Sedangkan SNM PTN cenderung pada penguasaan terhadap bidang studi. Bentuk soalnya lebih berupa prediksi dan analisis. Karena berbeda fokus, persiapan ujiannya juga berbeda. “Nah, kalau digabungkan, tentu butuh persiapan cukup lama bagi pelajar untuk menghadapi ujian,” paparnya.

Salah satu kesepakatan yang telah diambil dalam pembobotan unas dan SNM PTN itu adalah pengawasan percetakan soal-soal. Sedangkan pengawasan di ruang ujian masih belum disepakati. Sebab, jika harus mengawasi seluruh sekolah, terang Haris, PTN akan kesulitan. Pasalnya, tenaga yang ada tidak mencukupi.

Haris menyatakan bahwa saat ini PTN hanya mengusulkan agar pengawasan dilakukan secara sampling di beberapa kabupaten/kota. Bisa juga beberapa sekolah saja. Jika demikian, PTN tentu masih punya tenaga. Pembicaraan tentang hal tersebut akan dilakukan oleh MRPTNI dan BSNP akhir Oktober nanti.

Haris menjelaskan, MRPTNI dan BSNP masih belum menemukan kata sepakat tentang teknis keterlibatan PTN dalam pengawasan unas. “Yang jelas, peran (PTN, Red) pada unas nanti lebih baik daripada menjadi pemantau tanpa kewenangan seperti tahun-tahun sebelumnya,” tegasnya. Dengan hanya menjadi pemantau yang bahkan tidak boleh masuk ke ruang ujian, lanjut dia, kualitas ujian susah dikontrol.

Dalam pembicaraan akhir Oktober nanti, MRPTNI akan membahas jumlah pembobotan untuk setiap ujian tersebut. Baik unas maupun SNM PTN. Jika nanti pembobotan SNM PTN lebih berat, Haris menganggapnya sangat wajar. Pasalnya, SNM PTN memang bertujuan menjaring mahasiswa.

Sebelumnya, Kepala Dinas Pendidikan (Dispendik) Surabaya Sahudi juga menyambut positif kebijakan nilai unas masuk pembobotan SNM PTN tersebut. Dengan begitu, unas tidak akan dijadikan nomor dua. Selama ini, siswa kurang mengutamakan ujian akhir. (sha/hud)